Saat dikonfrimasi, Slamet mengatakan pada, Minggu (11/10/2020). Insya Allah akan hadir ribuan orang. Aksi ini akan dimulai pukul 13.00 WIB. Aksi disebut akan dilakukan di depan Istana Negara, dengan titik kumpul di Patung Kuda.
Baca Juga : AHY Tolak Omnibus Law Sebelum Baca, Kader Lari ke Megawati?
Selain tolak RUU Cipta Kerja, ada juga beberapa poin yang akan disuarakan. Diantaranya, selamatkan NKRI dan kaum buruh, tolak RUU HIP/BPIP dan bubarkan BPIP, serta ganyang china komunis si dalang. Slamet telah mengantongi izin dari kepolisian. Perizinan itu sudah diurus sejak Jum'at lalu.
Sementara, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mengatakan. Aksi ini merupakan aksi ulangan. Dimana, aksi terkait penolakan atas UU Cipta Kerja ini sebelumnya telah dilakukan. Aksi ini bertujuan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Perppu pembatalan. Menurutnya, hal ini karena diduga terdapat unsur penipuan dalam pengesahan UU Cipta Kerja.