PASTI hadir bagi semua masyarakat yang termarjinalkan dan terdiskriminasi. Misi PASTI adalah memperjuangkan kesetaraan bagi semua orang tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan. Jadi bukan saja umat Kristiani yang pasti memilih partai ini tapi juga mereka yang selama ini mengalami marjinalisasi dan diskriminasi.
"Di Sumatera Utara jumlah umat Kristiani sebanyak 30% sehingga jika jumlah kursi di DPR Provinsi sebanyak 100 maka jumlah anggota dewan dari PASTI minimal harus sebanyak 30 orang. Di Kota Medan, jumlah kursi sebanyak 50, maka jumlah anggota dewan kota dari PASTI harus sebanyak 15 orang. PASTI menjadi partai pilihan bagi pemilih Kristiani dan orang-orang yang terpinggirkan dan terdiskriminasi. Tidak ada sedikit pun keraguan," ujar Togu.
Ketua Umum PASTI Ruyandi Hutasoit menyatakan rasa syukur dan kebanggaan terhadap semangat, keyakinan, dan perhitungan berdasarkan data yang disampaikan oleh Ketua DPW PASTI Sumatera Utara tersebut. Dengan proyeksi tersebut maka Ruyandi mengharapkan semua pengurus dan anggota PASTI di Sumatera Utara untuk mau berkorban membesarkan partai ini.
"Pengurus atau anggota yang tidak mau berkorban silakan keluar dari partai ini. Artinya, mereka yang hanya mau menumpang atau mempermasalahkan biaya operasional, bukan di sini tempatnya. Kita akan evaluasi kinerja setiap pengurus. Jika sampai Desember tidak menunjukkan komitmen dan dedikasi akan kita ganti. Mereka akan rugi sendiri karena partai ini pasti besar, kokoh, dan menjadi pilihan rakyat," tegas Ruyandi.
Dalam pidato politiknya, Ruyandi mengatakan bahwa dalam dunia politik terdapat tiga prinsip utama, yaitu kesetaraan, keadilan, dan kebebasan. Dalam politik, perbedaan pendapat harus dihargai termasuk perbedaan agama. Umat Kristiani sangat demokratis. Di Papua, misalnya, di mana agama mayoritas adalah Kristen tapi masyarakatnya mengijinkan pembangunan masjid di wilayahnya. Tidak ada perasaan ketakutan terhadap Islamisasi. Itulah prinsip demokrasi.
Firman Tuhan di Matius 7: 12 menyatakan bahwa "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi". Ayat ini mengandung nilai dari ketiga prinsip politik tersebut sehingga hendaklah kita melakukan dan menerapkannya dalam menjalankan partai ini, juga dalam kehidupan kita sehari-hari. ( istimewa/dup )