NAWACITAPOST.COM — Menteri Keuangan Suahasil Nazara langsung mengambil langkah tegas dalam mengawali kepemimpinannya.
Menkeu menginstruksikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memperketat pengawasan serta meningkatkan intensitas penindakan terhadap peredaran rokok ilegal dan berbagai bentuk aktivitas penyelundupan di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Suahasil di Kementerian Keuangan usai resmi dilantik pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Sebagai mantan Wakil Menteri Keuangan, Suahasil kini menduduki kursi nomor satu di Kemenkeu dengan amanat melanjutkan tugas-tugas prioritas, termasuk menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta memelihara stabilitas ekonomi nasional.
Dalam arahan perdananya, Suahasil memberi instruksi langsung kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, agar tidak memberi ruang bagi praktik ilegal yang merugikan keuangan negara.
Menurut Suahasil, fokus penindakan Bea Cukai tidak hanya terbatas pada rokok ilegal, tetapi juga mencakup seluruh bentuk penyelundupan yang mengancam penerimaan negara.
Menanggapi instruksi tersebut, Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk menjalankan perintah Menkeu secara konsisten.
Djaka menegaskan bahwa tidak ada perubahan arah atau prioritas dalam tubuh Bea Cukai, sehingga penindakan di lapangan akan terus berjalan sesuai dengan fungsi pengawasan yang telah ditetapkan.
Langkah masif pemberantasan rokok ilegal ini menjadi krusial mengingat besarnya potensi penerimaan negara yang terancam hilang.
Berdasarkan analisis Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), potensi penerimaan cukai yang hilang akibat peredaran rokok ilegal diperkirakan mencapai Rp47 triliun.
Angka tersebut bahkan melonjak hingga sekitar Rp59,86 triliun jika memperhitungkan potensi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta pajak rokok.
Meski nilai tersebut merupakan angka estimasi dan bukan hasil audit resmi kerugian negara, besarnya proyeksi tersebut mempertegas urgensi penindakan di lapangan.
Baca Juga: Gebrakan Tri Adhianto: Peringatan Maulid Nabi Menggemakan Keteladanan Rasulullah di Pasar Baru
Melalui kebijakan yang tegas dan terukur, Suahasil optimistis dapat mengamankan penerimaan negara sekaligus menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang makin dinamis.