Meski demikian, Eliyunus mengakui masih banyak tantangan yang harus diselesaikan. Ia menyebut persoalan jalan rusak, kemiskinan, pelayanan kesehatan, pendidikan, air bersih hingga tata kelola pemerintahan masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah daerah.
Baca Juga: Sapu Bersih Prestasi Hardiknas 2026, Siswa SMPN 1 Berbek Guncang Jawa Timur!
Karena itu, pada tahun 2026 Pemkab Nias Barat akan memfokuskan pembangunan pada peningkatan infrastruktur jalan, pembenahan puskesmas, penyediaan air bersih, penguatan sarana pendidikan serta peningkatan produktivitas sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan.
Dalam kesempatan tersebut, Eliyunus juga menanggapi berbagai kritik terhadap pemerintahannya. Ia menegaskan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi, namun masyarakat juga diminta melihat kondisi fiskal daerah yang saat ini jauh lebih berat dibanding masa sebelumnya.
"Kita sedang bekerja dalam ruang fiskal yang lebih terbatas. Tetapi semangat membangun Nias Barat tidak boleh ikut terbatas. Efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun, melainkan momentum memperbaiki cara kerja agar lebih tepat sasaran,” tegasnya.
Baca Juga: Lapas Tahuna Terima Kunjungan Tim Kantor Wilayah Ditjenpas Sulut
Ia mengajak seluruh pihak untuk menghentikan budaya saling menyalahkan dan mulai membangun kolaborasi demi kemajuan daerah.
"Kita tidak datang untuk membongkar persaudaraan. Kita datang untuk membangun harapan. Nias Barat tidak akan maju kalau hanya sibuk mencari siapa yang salah. Nias Barat akan maju jika semua pihak bergandengan tangan dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi dan kelompok,” ucap Eliyunus disambut tepuk tangan peserta upacara.
Menutup arahannya, Bupati kembali menegaskan visi besar Kabupaten Nias Barat, yakni mewujudkan daerah yang “CERAH” — Cerdas, Sejahtera dan Sehat. Ia meminta seluruh ASN, OPD, camat, Kepala Desa hingga masyarakat untuk bekerja cepat, disiplin, kolaboratif dan berorientasi pada hasil nyata bagi rakyat.
"Sekarang saatnya bekerja, sekarang saatnya membangun, sekarang saatnya membuktikan bahwa Nias Barat mampu bangkit. Nias Barat harus berubah, harus cerah dan keluar dari ketertinggalan,” pungkasnya.
Peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Nias Barat tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan semangat kebersamaan untuk terus mendorong pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih maju, mandiri dan sejahtera. (Per Gulo).