NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna Tahuna berhasil panen jagung perdana di lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) hasil kerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Tahuna di kelurahan Mahena, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (13/5).
Hadir dalam kegiatan panen ini Kepala Seksi Binapi Giatja, Widodo, selaku Plh. Kepala Lapas, Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Royanto Marbun, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Donald Maleke, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Richardson Jacobus, Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Tahuna, Mariana Pangendaheng dan Lurah Mahena, Evelyn Hana.
Widodo menyampaikan, kegiatan panen ini bisa berhasil berkat keseriusan jajaran Lapas Tahuna dalam mendukung program ketahanan pangan yang merupakan salah satu dari 15 program aksi strategis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Keberhasilan panen jagung perdana ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung program aksi Menteri Imipas dan sebagai wujud Pembinaan kemandirian warga binaan yang menghasilkan manfaat untuk masyarakat," ungkapnya.
"Kami bersyukur dan antusias melaksanakan panen ini. Meski dengan keterbatasan lahan, kami berkomitmen untuk menyukseskan program ketahanan pangan, khususnya di bidang agribisnis," tambahnya.
Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Richardson Jacobus, menjelaskan panen hari ini merupakan panen tahap pertama dengan hasil sekitar 500 buah jagung yang siap dipasarkan. "Ini merupakan panen jagung pertama di tahun 2026. Selanjutnya dalam waktu dekat akan ada panen lagi dan panen ini juga bisa terlaksana berkat pembudidayaan yang baik oleh warga binaan," terangnya.
"Sebanyak 3 karung jagung siap dipasarkan, Sebagian lagi dibeli oleh koperasi Lapas dan hasil panen ini juga Sebagian digunakan sebagai bahan makanan bagi warga binaan," tambahnya.
Kepala SMK Negeri 3 Tahuna, Mariana Pangendaheng, merasa senang lahan yang mereka miliki bisa bermanfaat. "Saya senang lahan yang tadinya ditumbuhi rerumputan liar ini bisa menghasilkan tanaman jagung yang bermanfaat bagi banyak orang," tuturnya.
Senada, Lurah Mahena, Evelyn Hana, senang dengan adanya program Pembinaan kemandirian ketahanan pangan Lapas Tahuna.
Baca Juga: Bekasi Membara: Tri Adhianto Cuci Gudang Kabinet, Disnaker Diberi Deadline 90 Hari!
"Senang sekali di kelurahan Mahena bisa terlaksana program seperti ini, yang mana masyarakat Sangihe yang juga dibina di Lapas Tahuna bisa dibekali keterampilan Bertani dan bisa bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga binaan MS, bersyukur bisa terlibat dalam program ini. "Saya bersyukur bisa terlibat dalam program pertanian ini, karena membekali hidup saya secara pribadi dan bisa saya manfaatkan untuk menopang kehidupan saya saat bebas nanti," ungkap MS.