NAWACITAPOST.COM - Di balik tembok kokoh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kotapinang, sebuah komitmen besar terus dijaga: mewujudkan Zero HALINAR—tanpa handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba.
Bukan sekadar slogan, tetapi tekad bersama yang hidup dalam setiap aktivitas di dalam Lapas. Hal ini dibuktikan dengan tampaknya seluruh jajaran secara khidmat mengucapkan ikrar Zero HALINAR sebagai wujud keseriusan dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Semangat Zero HALINAR di Lapas Kelas III Kotapinang bukanlah pekerjaan yang selesai dalam sehari. Ini adalah proses panjang yang membutuhkan konsistensi, pengawasan, dan kerja sama semua pihak.
Namun, dari balik jeruji, harapan itu terus tumbuh bahwa tempat ini bukan sekadar ruang pembinaan, tetapi juga titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Kalapas Kotapinang menegaskan bahwa, pengucapan ikrar Zero Halinar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen bersama seluruh petugas Pemasyarakatan dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Lanjutnya, Zero Halinar adalah harga mati. Seluruh jajaran wajib menjaga integritas, meningkatkan pengawasan, serta memastikan Lapas Kotapinang tetap bersih dari narkoba dan gangguan keamanan.
Baca Juga: Dorong Kemandirian Klien, Bapas Muara Teweh Gelar Pelatihan Pengolahan dan Pembuatan Kerupuk
"Keberhasilan menciptakan Lapas Kotapinang yang aman dan kondusif, memerlukan kerja sama seluruh petugas dengan mengedepankan integritas, disiplin, dan pengawasan yang berkelanjutan", tegasnya.
(Humas Lapas Kotapinang)