nasional

Angkat Praktik Global, Kabapas Muara Teweh Ikuti WCPP 2026 Bahas Sistem Pembinaan Terpadu ala Perancis

Rabu, 15 April 2026 | 11:49 WIB
Kabapas Muara Teweh Saat Mengikuti WCPP 2026

NAWACITAPOST.COM - Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Muara Teweh, M. Ading Saidhy, mengikuti kegiatan World Congress on Probation and Parole (WCPP) 2026 yang diselenggarakan di Bali pada Rabu (15/04/2026) pukul 08.00 WITA.

Kegiatan ini merupakan forum internasional yang mempertemukan para praktisi pemasyarakatan dari berbagai negara untuk membahas penguatan sistem pembimbingan kemasyarakatan, pembinaan, serta reintegrasi sosial bagi warga binaan.

Pada sesi kegiatan hari ini, Kabapas Muara Teweh mengikuti pemaparan dari narasumber yang berasal dari Lapas dan Bapas Perancis yang membahas sistem hukum serta pola pembinaan terhadap terpidana di Paris.

Baca Juga: Properti Eksklusif di Bekasi dan Karawang? Ini Hunian Mewah hingga Ruko Strategis

Dalam pemaparan tersebut dijelaskan bahwa sistem pemasyarakatan di Perancis memiliki pendekatan yang berbeda dengan Indonesia, di mana Balai Pemasyarakatan menjadi satu kesatuan sistem dengan Lembaga Pemasyarakatan. Selain itu, petugas pembimbing kemasyarakatan juga memiliki peran sebagai petugas pembina di dalam Lapas.

Pendekatan ini menunjukkan integrasi yang kuat antara fungsi pembinaan di dalam Lapas dan pembimbingan di luar Lapas, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berjalan secara lebih berkesinambungan.

Kepala Bapas Muara Teweh, M. Ading Saidhy, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam forum internasional ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan serta memperkaya praktik pembimbingan kemasyarakatan di Indonesia.

Baca Juga: Karutan Rantau Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht di Kejari Tapin

“Kegiatan ini memberikan perspektif baru bagi kami, khususnya dalam melihat bagaimana integrasi antara pembinaan di dalam Lapas dan pembimbingan di masyarakat dapat berjalan secara selaras. Hal ini menjadi bahan pembelajaran yang sangat berharga untuk penguatan pelaksanaan tugas di Indonesia,” ujar Ading.

Melalui keikutsertaan dalam WCPP 2026 ini, diharapkan dapat terbangun penguatan kapasitas serta adopsi praktik baik dari negara lain dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

(Humas Bapas Muara Teweh)

Tags

Terkini