NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna laksanakan penanaman perdana tanaman jagung sebanyak 2.125 bibit, Rabu (04/03). Kegiatan ini dilaksanakan di area lahan baru yang berstatus pinjam pakai hasil dari kerja sama antara Lapas Kelas IIB Tahuna dengan SMK Negeri 3 Tahuna.
Kegiatan ini sebagai bentuk implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni memberdayakan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus praktik menebar harapan dengan membentuk karakter dan mental Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian.
Bertempat di Kelurahan Mahena, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian (CWS) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Frangki Natingkase, S.Pi, Kepala SMK Negeri 3 Tahuna, Mariana Pangendaheng, Pejabat struktural beserta jajaran pembinaan Lapas Tahuna.
Baca Juga: Tanpa Ijazah dan Keahlian, Inilah 5 Sektor Jalur Cepat Menghasilkan Uang di Indonesia
Kepala Lapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, menegaskan kegiatan tersebut bukan sekedar menambah keterampilan warga binaan tetapi menjadi bagian dari bina mental dan perilaku agar warga binaan siap berkontribusi di tengah masyarakat.
"Penanaman 2.125 bibit jagung ini merupakan upaya membentuk dan membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat Ketika bebas nanti," ujarnya.
Kalapas berharap penanaman bibit jagung perdana ini bisa menuai hasil yang maksimal. "Harapan kami melalui kegiatan ini bisa memperoleh hasil yang terbaik ketiak Waktunya panen nanti. Bukan sekadar memenuhi kebutuhan konsumtif Warga Binaan, tetapi juga memastikan Lapas Tahuna mampu berproduksi dan berkontribusi dalam sektor pangan sebagaimana motto 'Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat'," harapnya.
Baca Juga: Polresta Sidoarjo Ungkap Pencurian Brankas di Taman Pinang Indah, Pelaku Sindikat Lintas Provinsi
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (CWS) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Frangki Natingkase menuturkan bahwa akan mendukung penuh program pembinaan bidang pertanian ini.
"Kami akan mendukung sepenuhnya program kerja dari Lapas Tahuna ini, karena tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, program ini juga sejalan dengan visi Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan nasional yang berdaulat, mandiri, dan berkelanjutan," tuturnya.
Kepala Sekolah SMK Negeri 3, Mariana Pangendaheng, juga memberikan dukungan dan berharap kerjasama ini akan terus berlanjut. "Saya berharap kerjasama ini akan terus berlanjut, dan bukan hanya dari segi pertanian tetapi dari segi keterampilan lainnya juga untuk memperlengkapi warga binaan," ucapnya.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenimipas Terbitkan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa bagi WNA Terdampak
Kegiatan penanaman jagung ini menjadi salah satu wujud komitmen Lapas Tahuna dalam mendukung program pemerintah mengenai swasembada pangan yang mengutamakan keberlanjutan dan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
(Humas Lapas Tahuna)