nasional

Sebut Bansos Jokowi Mirip Zaman Kerajaan, Ahok: Rakyat Minta Belas Kasihan Raja

Senin, 5 Februari 2024 | 23:35 WIB
Ahok Hadiri Deklarasi Ahokers Dukung Ganjar Mahfud (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Basuki Tjahaja Purnama, politikus PDIP atau yang akrab disapa Ahok, mengkritik praktik pemberian bantuan sosial (bansos) yang tengah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Ahok menyatakan bahwa bansos hanya ada di zaman kerajaan, di mana rakyat meminta belas kasihan raja, dan raja menentukan siapa yang akan dibelaskasihani.

"Bantuan sosial itu hanya ada di zaman kerajaan, ketika rakyat meminta belas kasihan raja. Raja menentukan siapa yang ingin dibelaskasihani," kata Ahok dalam pidato di acara deklarasi Ahokers untuk pasangan Ganjar-Mahfud di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar-Mahfud di Jakarta Pusat pada tanggal 4 Februari 2024.

Baca Juga: Ahok Dukung Ganjar, Hasto Sebut Ini Bukan Kuda Putih, Tapi Kejutan

Ahok juga mengingatkan bahwa negara Indonesia didirikan untuk menciptakan keadilan sosial, bukan sekadar memberikan bantuan sosial. Menurutnya, konsep tersebut berasal dari proklamator Indonesia, yaitu Sukarno.

"Negara ini didirikan jelas oleh proklamator untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan mewujudkan bantuan sosial," ungkap Ahok.

Ahok menjelaskan bahwa alasan ia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah untuk memperjuangkan cita-cita tersebut.

Baca Juga: Jokowi minta Projo Cabut Laporan terhadap Butet Kartaredjasa

Sementara itu, Jokowi secara aktif memberikan bansos dalam kunjungan kerjanya ke berbagai daerah, termasuk bantuan cadangan beras pemerintah (CBP) dan bantuan langsung tunai mitigasi risiko pangan.

Pembagian bansos di tengah tahun politik mendapatkan kritik, terutama dari pihak oposisi.

Meskipun demikian, Jokowi membantah bahwa pemberian bansos terkait dengan kepentingan politik dan menegaskan bahwa alokasi anggarannya telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). ***

Tags

Terkini