nasional

Warga Binaan Pemasyarakatan Antusias Ikuti Kajian Fikih di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai

Sabtu, 21 Juni 2025 | 17:27 WIB
WBP Lapas Amuntai Saat Ikuti Kegiatan Pembinaan Kerohanian

NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas IIB Amuntai kembali menggelar kegiatan keagamaan dalam rangka pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan. Sabtu, 21 Juni 2025.

Kegiatan ini berupa kajian fikih yang disampaikan oleh Ustadz Ahyani Ramli dan dilaksanakan di Masjid At-Taubah yang berada di dalam lingkungan Lapas.

Kajian fikih ini menjadi bagian dari program pembinaan mental dan spiritual yang rutin digelar oleh Lapas Amuntai. Dalam kajian tersebut, Ustadz Ahyani Ramli membahas berbagai persoalan hukum Islam yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari, seperti tata cara sholat, muamalah, hingga hukum-hukum seputar tobat dan amalan di dalam penjara.

Baca Juga: Karutan Rantau Ikuti Arahan Dirtekformas : Bahas Ketahanan Moral dan Pemberantasan HP serta Narkoba

Kalapas Kelas IIB Amuntai, Yosef, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan sarana penting untuk meningkatkan pemahaman agama WBP serta membentuk karakter yang lebih baik selama menjalani masa pidana.

“Kami berharap melalui pembinaan keagamaan seperti ini, para warga binaan bisa lebih mendalami ilmu agama dan menjadikannya sebagai pedoman hidup yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti kajian, dengan suasana yang khusyuk dan interaktif. Beberapa WBP juga mengajukan pertanyaan langsung kepada Ustadz Ahyani mengenai berbagai permasalahan fikih yang mereka alami dalam keseharian.

Baca Juga: Hidupkan Api Semangat Bung Karno, Bamusi dan PDIP Surabaya gelar Khotmil Quran dan Santunan 124 Anak Yatim

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menambah ilmu keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat akhlak dan mempererat kebersamaan antar sesama warga binaan.

Dengan dilaksanakannya kajian rutin seperti ini, Lapas Kelas IIB Amuntai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, baik dari sisi keterampilan maupun spiritual, demi mendukung proses reintegrasi sosial para WBP setelah bebas nanti.

(Humas Lapas Amuntai)

Tags

Terkini