nasional

5 Negara dengan Populasi Etnis Tionghoa Terbanyak di Dunia  

Senin, 7 April 2025 | 09:03 WIB
Indonesia menjadi salah satu negara dengan penduduk etnis Tionghoa terbanyak di dunia. (X)

Dengan populasi mencapai sekitar 7 juta jiwa, etnis Tionghoa di Malaysia juga menjadi kelompok etnis terbesar kedua setelah Melayu. Komunitas ini memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak era kolonial, ketika banyak orang Tionghoa datang untuk bekerja di sektor pertambangan dan perkebunan.

Dalam perkembangannya, mereka kemudian menjadi pelaku utama dalam sektor perdagangan, pendidikan, dan layanan profesional. Keberagaman latar belakang, seperti dialek Hokkien, Cantonese, dan Hakka, turut memperkaya budaya lokal.

4. Amerika Serikat

Komunitas Tionghoa di Amerika Serikat memiliki sejarah yang kompleks dan penuh tantangan. Dengan populasi sekitar 5,8 juta jiwa, mereka merupakan bagian dari kelompok Asia-Amerika yang berkembang pesat. Gelombang awal migrasi terjadi pada abad ke-19, saat ribuan buruh Tionghoa datang untuk bekerja dalam proyek pembangunan rel kereta api dan pertambangan.

Namun, mereka juga menjadi sasaran diskriminasi, yang mencapai puncaknya dengan diberlakukannya Chinese Exclusion Act pada tahun 1882. Meski begitu, komunitas ini tidak surut. Mereka terus tumbuh dan membangun komunitas-komunitas yang kuat di kota-kota besar seperti San Francisco, Los Angeles, dan New York. Kini, mereka dikenal luas atas kontribusinya dalam bidang akademik, teknologi, seni, dan bisnis.

Baca Juga: Dewan Pers Soroti Perpol 3/2025, Dinilai Berpotensi Langgar Kebebasan Pers  

5. Singapura

Singapura memiliki karakteristik yang berbeda dibanding negara-negara lain karena etnis Tionghoa merupakan mayoritas penduduk. Sekitar 3,1 juta jiwa dari total populasi negara ini merupakan warga keturunan Tionghoa.

Hal ini tidak lepas dari sejarah migrasi besar-besaran selama era kolonial Inggris dan posisi geografis Singapura yang strategis sebagai pelabuhan dagang. Sejak awal berdirinya negara ini, pemerintah Singapura menetapkan pendekatan multikulturalisme, di mana bahasa Mandarin, Melayu, Tamil, dan Inggris digunakan secara resmi.

Dalam konteks ini, etnis Tionghoa menjadi salah satu pilar utama dalam pembentukan identitas nasional Singapura. Pengaruh mereka terlihat jelas dalam budaya, ekonomi, hingga politik, menjadikan Singapura sebagai contoh unik dari keberhasilan integrasi diaspora Tionghoa dalam skala nasional.

Halaman:

Tags

Terkini