NAWACITApost.com - Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan akan rampung secara keseluruhan pada 2045 atau 22 tahun mendatang. Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga memastikan, seluruh kegiatan masih terjaga dari sisi jadwal pelaksanaan (on schedule).
Saat ini, kata Danis, progres konstruksi infrastruktur dasar IKN Tahap 1 dilaporkan telah mencapai 38,1 persen. "IKN ini didesain pelaksanaannya sampai 2045,"ujar Danis dalam siaran pers, dikutip Jumat (18/8/2023).
Untuk diketahui, konstruksi infrastruktur dasar IKN tahap 1 kontrak pekerjaanya telah dimulai pada 2021 yang meliputi pembangunan Jalan Tol Akses IKN tahap 1, Bendungan Sepaku Semoi, Istana Negara dan Kantor Presiden. Saat ini, Danis menambahkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga telah memulai pembangunan IKN tahap kedua.
“Tahap kedua meliputi proyek-proyek yang penandatanganan kontraknya dimulai pada April - Mei 2023 seperti gedung kementerian koordinator 2 dan rumah rusun ASN IKN,” ujarnya.
Seiring dengan hal itu, sejumlah infrastruktur dasar IKN yang utamanya akan selesai pada 2024 yakni pemenuhan kebutuhan air bersih dan beberapa jaringan jalan untuk meningkatkan konektivitas ke kawasan IKN. Untuk memastikan pasokan air bersih tersebut, pemerintah tengah menyelesaikan Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sepaku. Selanjutnya, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ditargetkan mulai didistribusikan ke beberapa kawasan di IKN pada 2024.
Sementara untuk konektivitas, Danis menyebut, saat ini tengah diselesaikan pembangunan jalan tol menuju ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Untuk tahap pertama, dikatakan Danis, jalan tol itu akan mempersingkat jarak tempuh dari Balikpapan menuju Kawasan Inti IKN, yang sebelumnya dari sekitar dua jam menjadi hanya sekitar satu jam.
Pembangunan Jalan Tol IKN yang saat ini sudah berjalan terdapat pada tiga seksi, yakni Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau sepanjang 13,4 km, Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,32 km, dan Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,67 km. Kemyudian, untuk progres pada Segmen 3A sudah mencapai 12,33 persen, Seksi 3B sebesar 30,11 persen, dan Seksi 5A sebesar 37,39 persen. Ketiga seksi ini ditargetkan rampung pada pertengahan 2024 sekitar Juni atau Juli.
Adapun, untuk seksi 6A Riko-Rencana Outer Ring Road IKN dan Seksi 6B Rencana Outer Ring Road-Simpang 3 ITCI sudah dalam proses lelang paket pekerjaan. Sementara untuk Seksi 1 ruas Bandara Sepinggan-Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) akan dilakukan lelang pada Oktober 2023 dengan target kontrak apda Desember 2023 dan Seksi 5B-1 Segmen Jembatan Pulau Balang - Simpang Rencana Bandara VVIP serta Seksi 5B-2 Simpang Rencana Bandara VVIP – Riko akan mulai lelang pada September 2023 dengan target kontrak November 2023.
Untuk seksi 2 Jalan Tol IKN adalah bagian dari Tol Balsam. Sedangkan untuk seksi 4 disiapkan pembangunan terowongan bawah laut (immersed tunnel) untuk menjaga lingkungan. Menariknya, di seksi 4 ini juga disediakan dua lintasan untuk satwa, jadi ada semacam terowongan pendek.
"Untuk immersed tunnel saat ini masih proses lelang pekerjaan desain," pungkas Danis.