Minggu, 19 Juli 2026

Sekjen PDIP Sebut Food Estate Kejahatan Lingkungan

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 15 Agustus 2023 | 21:39 WIB

NAWACITApost.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, proyek lumbung pangan atau food estate merupakan bagian dari kejahatan lingkungan. Program food estate sebenarnya telah ada sejak era Presiden Soeharto, kemudian dilanjutkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami memberikan suatu catatan yang sangat kuat terkait dengan upaya yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi untuk membangun food estate," kata Hasto, di Bogor, Selasa (15/8/2023).

Hasto mengungkapkan hal itu ketika menanggapi soal dugaan aliran dana kejahatan lingkungan ke partai politik yang nilainya mencapai Rp1 triliun. Menurutnya, politik seharusnya merawat kehidupan dan menjaga bumi pertiwi, bukan malah merusaknya.

"Dalam praktik pada kebijakan itu ternyata disalahgunakan, kemudian hutan-hutan justru ditebang habis, dan food estate-nya tidak terbangun dengan baik. Itu merupakan bagian dari suatu kejahatan terhadap lingkungan," lanjutnya.

Sebagai informasi, program food estate yang digagas Jokowi dimulai sejak awal kepemimpinan periode keduanya. Ia menugaskan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menjadi leading sector. Lalu, Jokowi juga menugasi Kementerian Pertahanan, di bawah kendali Prabowo Subianto, menjadi back-up dan fokus mengurusi lahan singkong.

Namun, proyek food estate dianggap gagal. DPR bahkan pernah menyebutnya kacau balau. Padahal, mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2022 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2023, program food estate menjadi proyek prioritas strategis.

Sejumlah provinsi dijadikan sebagai sentra produksi pangan ini, yakni Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, serta Papua Selatan. Namun, dalam perkembangannya, program tersebut justru gagal dalam upaya menjadi lumbung pangan.

”Food estate yang dimaksudkan untuk mengatasi krisis pangan, dilakukan dengan menghilangkan pangan lokal. Pangan-pangan lokal yang dihilangkan justru membuat masyarakat setempat mengalami krisis pangan,” Juru Kampanye Hutan Greenpeace, Arie Rompas, dalam diskusi publik ”Tiga Tahun Proyek Food Estate” di Jakarta, Kamis (13/7/2023).

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini