Minggu, 19 Juli 2026

Tingkatkan Pembinaan Kerohanian, Rutan Sukadana Gelar Praktek Pemulasaraan Jenazah

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Selasa, 4 Februari 2025 | 15:18 WIB
Warga Binaan Rutan Sukadana Saat Kegiatan Praktek Pemulasaraan Jenazah
Warga Binaan Rutan Sukadana Saat Kegiatan Praktek Pemulasaraan Jenazah

NAWACITAPOST.COM - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Santri Rutan Kelas IIB Sukadana mengikuti kegiatan pembinaan praktik mengurus jenazah pada Selasa (04/02/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan mental dan spiritual bagi para Warga Binaan yang didampingi Kusnandar selaku Petugas Pembina Kepribadian.

Bertempat di Masjid Miftahut Taubah Rutan Sukadana, kegiatan ini dilaksanakan dengan menggandeng langsung para penyuluh agama dari Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Timur yang dipimpin oleh Bapak Syaiful Bahtiar, M.Ag.

Dalam suasana penuh khidmat, Warga Binaan diberikan teori dan langkah-langkah praktis dalam proses mengkafani jenazah sesuai dengan tuntutan agama dan norma-normal keagamaan yang berlaku. Setelah memahami teori yang disampaikan, warga binaan kemudian berkesempatan untuk mengaplikasikan langsung dalam sesi praktek.

Baca Juga: Anggota DPRD Kota Bogor Sikapi Langkanya Gas 3 Kilogram

Ditemui secara terpisah, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana Farizal Antony mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Rutan Sukadana yang bertujuan memberikan bekal ilmu dan keterampilan bagi para warga binaan melalui pembinaan praktik Pemulasaraan jenazah.

“Pelatihan Pemulasaraan jenazah ini penting bagi kehidupan mereka di masyarakat nantinya. Kita beri edukasi untuk mengasah ilmu dan keterampilan para warga binaan santri. Semoga ini bermanfaat bagi para santri ketika bebas kelak,” ujar Karutan.

Sementara itu, Ketua Pokjaluh Syaiful Bahtiar berharap dengan adanya pelatihan ini para Warga Binaan bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga: Perkuat Sinergitas, Kalapas Labuhan Ruku Kunjungi Kejaksaan Negeri Batubara

"Mudah-mudahan ke depannya ini, para narapidana termotivasi untuk lebih memperbaiki diri, menyadari diri bahwasanya hidup kita di dunia ini hanya sementara saja,"ujarnya.

Salah satu santri, Rosyid, menyatakan bahwa dirinya senang mengikuti kegiatan ini. Ia mengatakan ilmu yang diperolehnya sangat bermanfaat dan dapat diterapkan di masyarakat.

"Alhamdulillah, saya senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini. Saya belajar banyak tentang tata cara mengurus jenazah dengan benar untuk bekal kami nanti ketika bebas," ungkapnya.

Baca Juga: Pembentukan Mental dan Spiritual, Warga Binaan Lapas Sibolga Secara Rutin Mengikuti Ibadah Harian

Kegiatan ini menunjukkan Rutan Sukadana tidak hanya fokus pada pembinaan keamanan, tetapi juga memfasilitasi dalam pembinaan mental dan spiritual bagi para Warga Binaan. Hal ini diharapkan dapat membekali warga binaan dengan keterampilan dan keahlian yang dapat berguna bagi masyarakat setelah mereka bebas kelak.

(Humas Rutan Sukadana)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini