NAWACITAPOST.COM - Menko Polhukam, Mahfud MD turut menanggapi usulan Bawaslu RI perihal opsi penundaan Pilkada Serentak 2024 mendatang.
Menurut Mahfud MD bahwa ulusan itu tidak relevan sehingga jika ada kesulitan lalu Pilkada atau Pemilu ditunda maka akan berdampak negatif.
"Tidak relevan. Kalau ada kesulitan lalu pilkada atau pemilu mau ditunda ya tidak akan pernah ada pemilu," kata Mahfud di Yogyakarta, Sabtu (16//2023).
Menurut Mahfud MD, dibentuknya penyelenggara pemilu termasuk Bawaslu justru bertujuan agar tidak ada penundaan pemilu.
Penyelenggara pemilu, kata Mahfud MD adalah lembaga resmi sepanjang waktu yang semestinya mampu melakukan upaya antisipasi sehingga pemilu tetap bisa digelar.
"Karena agenda konstitusi tidak boleh mundur," ujarnya.
Mahfud MD menjelaskan bahwa pesta demokrasi 2024 mendatang itu relatif lebih damai dibandingkan Pemilu 2019 karena hingga empat bulan menjelang pelaksanaan pemilu tidak ada kekerasan fisik maupun politik.
"Alhamdulillah kita tenang tidak ada kekerasan fisik, tidak ada kekerasan politik. Kalau dulu tahun 2019, tiga tahun sebelumnya sudah berkembang kekerasan-kekerasan politik, kekerasan fisik," ujarnya.