NAWACITAPOST.COM - PNM Liga Nusantara resmi dimulai di Solo pada 13 Desember 2024, menandai komitmen PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menghadirkan kompetisi sepak bola berjenjang di Indonesia. Kompetisi yang sebelumnya dikenal sebagai Liga 3 ini dibuka dengan pertandingan antara Sumut FC melawan PSDS Deli Serdang di Stadion Sriwedari Solo.
Tendangan pertama dilakukan oleh Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus, Direktur Bisnis PT PNM Prasetya Sayekti, dan anggota Exco PSSI Muhammad Khairul Anwar. Ferry Paulus menyampaikan harapannya agar jumlah peserta kompetisi yang sudah melibatkan tim dari Sumatra hingga Papua dapat meningkat menjadi 24 klub pada musim depan dengan format home-away sejak awal.
"PNM Liga Nusantara memiliki penyebaran yang jauh lebih besar dari Liga lainnya. Pesertanya tersebar, ada dari Sumatera hingga Papua juga ada. Musim depan mudah-mudahan bisa meningkat jumlah pesertanya menjadi 24 dan sejak awal bisa home-away." kata Ferry Paulus.
Kompetisi ini dianggap sebagai fondasi penting untuk memperkuat pembinaan sepak bola di berbagai daerah di Indonesia. Direktur Bisnis PNM, Prasetya Sayekti, menambahkan bahwa partisipasi PNM di Liga Nusantara adalah bagian dari aktualisasi komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan sepak bola nasional sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.
Baca Juga: 7 Hotel Terbesar di Dunia, Nomor Satu Tetangga Indonesia
"Ini merupakan rangkaian kegiatan yang kemarin dilakukan di Jakarta, sejalan dengan aktualisasi dan komitmen kami untuk mendukung sepakbola di Indonesia, serta ditempat ini kami juga mengajak nasabah untuk dapat membuka booth-booth UMKM dan menggerakkan kegiatan ekonomi," ujarnya.
Di lokasi acara, PNM turut memberdayakan nasabahnya melalui pengadaan booth UMKM yang membantu mempromosikan dan memperkuat daya saing pelaku usaha kecil. Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro bersama BRI dan Pegadaian, yang masing-masing mendukung Liga 1 dan Liga 2, PNM mengukuhkan peran kolaboratifnya melalui dukungan pada Liga Nusantara.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya dalam pengembangan sepak bola tetapi juga dalam memperluas akses pembiayaan, pendampingan, dan pemberdayaan sosial masyarakat. "Apalagi BRI, Pegadaian dan PNM itu satu keluarga Holding Ultra Mikro. BRI di Liga 1 dan Pegadaian di Liga 2. Maka sempurnalah kami untuk kemudian masuk dan jadi berkolaborasi di Liga Nusantara ini," tambah Prasetya.
Artikel Terkait
Temui Menkum, Dubes Iran Bahas Kemungkinan Pemindahan Napi WN Iran ke Negaranya
Layanan Pusat Informasi untuk Orang Asing di Mall Pelayanan Publik (MPP) Sumatera Expo
Perayaan Natal di Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Membawa Semangat Kebahagiaan dan Kedamaian
Lapas Kelas IIB Panyabungan Hadir Dalam Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar Kanwil Kemenkumham Sumut
Kalapas Beserta Jajaran dan WBP Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Antusias Ikuti Senam Pagi Bersama