Kamis, 4 Juni 2026

BRIN Science Show Tampilkan Riset dan Inovasi dengan Pendekatan Populer

Photo Author
safrianasyahra, Nawacita Post
- Jumat, 11 November 2022 | 09:59 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Indonesia memiliki kekayaan sumber daya yang melimpah. Peran generasi muda untuk mengoptimalkan potensi tersebut melalui sentuhan teknologi sangat dibutuhkan. Namun, kemampuan dan ketertarikan generasi muda Indonesia terhadap sains masih sangat memprihatinkan. Indonesia berada di peringkat 74 dari 80 negara berdasarkan survei The Programme for International Student Assessment (PISA) 2018.

Baca Juga: Kolaborasi BRIN-STEPI, Salah Satunya untuk Mendorong Kebijakan Berbasis Bukti

Di samping melaksanakan tugas sebagai lembaga riset, BRIN juga memiliki tanggung jawab untuk memupuk minat generasi muda, yang saat ini didominasi milenial. Hal ini bertujuan agar semakin mendekatkan sains kepada generasi muda untuk meneruskan tongkat estafet keilmuwan masa depan. Maka dari itu, BRIN membuka diri agar Iptek menjadi salah satu bidang yang diminati milenial.

BRIN Science Show menampilkan pameran, pengenalan produk, peragaan sains, dan juga temu wicara (talkshow) periset dengan pengunjung, yang dibalut dengan aktifitas populer milenial saat ini seperti fashion week dan acara musik. Dalam acara talk show akan mengangkat dua tema yang sesuai dengan gaya hidup dan insight segmentasi pengunjung, yaitu Kosmetik dan Kesehatan.

Sebagaimana diketahui, penggunaan kosmetik telah menjadi gaya hidup di masyarakat perkotaan, terutama bagi generasi muda atau profesional muda. Tren terkait produk, gaya, dan unsur perawatan kecantikan lainnya selalu menarik minat masyarakat baik melalui informasi langsung maupun melalui kanal digital (media sosial).

Peneliti dari Pusat Riset Kedokteran Preklinis dan Klinis BRIN, Reza Yuridian Purwoko mengatakan bahwa riset dan inovasi juga berkontribusi terhadap life style masyarakat khususnya kosmetik dan kesehatan kulit. "Saya siap mendukung para follower sosial media BRIN, para pendengar maupun pengunjung untuk berdiskusi pada acara talk show kali ini. " ujar Reza, yang menunjukan antusiasmenya dalam meningkatkan ketertarikan generasi muda terhadap pengembangan riset dan inovasi.

Selain itu, Peneliti dari Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN, Widya Fatriasari menyebutkan penampilan yang menarik dan cantik merupakan kebutuhan di mana produk kosmetik skin dan sun care mendominasi market share kosmetik hingga mencapai 40%. Maka dari itu dibutuhkan juga kolaborasi antara periset kosmetik alam untuk menciptakan output dan outcome mulai dari publikasi ilmiah, paten, kerja sama nasional dan internasional, kontrak bisnis sampai produk. “Kolaborasi ini dibutuhkan sebagai upaya memasyarakatkan riset dan sains agar mudah terakses oleh publik khususnya generasi milenial,” ucapnya.

Di sisi lain, generasi muda cenderung memerhatikan gaya hidup namun kerap abai terhadap kesehatan, baik kesehatan personal maupun lingkungan. Padahal belakangan ini, isu kesehatan semakin gencar terlebih menuju masa post pandemic. Untuk itu, BRIN akan mengajak generasi muda untuk lebih peduli dengan kesehatan dengan menunjukan bahwa layanan kesehatan, terutama kesehatan masyarakat, penting untuk dipahami sejak dini karena menjadi pondasi ketahanan dan ketangguhan dimasa mendatang.

“Pemahaman layanan kesehatan tersebut sangat penting. Di samping itu, masyarakat juga harus paham jenis-jenis layanan kesehatan pada JKN dan BPJS, serta ragam pemanfaatannya untuk masyarakat,” ungkap Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Wahyu Pudji Nugrahaeni

Editor: safrianasyahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini