NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka membangun mental spiritualitas para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rutan Kelas IIB Sukadana berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Timur menggelar pembinaan kerohanian rutin. Selasa, (05/11/2024).
Bertempat di Masjid Miftahut Taubah Rutan Sukadana, Warga Binaan santri mengikuti pembinaan bersama Bapak Syaiful Bahtiar M.Ag selaku Penyuluh Agama Kemenag Lampung Timur bersama jajaran yang turut didampingi oleh Petugas Pembina Kepribadian, Kusnandar.
Pada kesempatan ini, para penyuluh memberikan ceramah dan pelajaran agama Islam yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran agama dan moralitas kepada para warga binaan. Hal ini menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pembinaan karakter yang dilakukan di Rutan Sukadana.
Baca Juga: Pegadaian Kanwil XII Surabaya Dorong UMKM Bojonegoro Tingkatkan Kapasitas Usaha
Di tempat terpisah, Warga binaan wanita juga mengikuti pembinaan yang dipandu langsung oleh Ibu-ibu Penyuluh Agama Kemenag Lampung Timur.
Nampak sedikit berbeda, para warga binaan wanita dibekali dengan mempelajari doa sehari-hari. Tak hanya menghafalkannya, para warga binaan juga mempelajari makna yang terkandung dalam doa tersebut.
Karutan Sukadana, Farizal Antony menyampaikan terima kasih kepada jajaran Penyuluh agama Kemenag Lampung Timur serta mengapresiasi warga binaan yang mengikuti kegiatan pengajian ini dengan baik.
Baca Juga: Raker Perdana dengan Komisi XIII DPR RI, Supratman Bahas Fokus Kerja Kementerian Hukum
Ia menegaskan bahwa program pengajian ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi salah satu bentuk dukungan dari pihak rutan untuk membantu para warga binaan dalam proses perbaikan diri.
Kegiatan pengajian rutin di Rutan Sukadana tidak hanya menjadi sarana untuk memperdalam ilmu agama, tetapi sebagai media pembinaan mental yang bertujuan untuk membangun karakter para warga binaan sekalian.
"Diharapkan para warga binaan dapat meningkat keimanan dan ketaqwaan nya kepada Allah SWT serta mental spiritual yang kuat," harapnya.
(Humas Rutan Sukadana)