Minggu, 19 Juli 2026

Kabar Gembira!Program Sekolah Gratis d Tingkat SD, SMA Negeri dan Swasta di Jakarta Mulai Juli 2025

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Senin, 4 November 2024 | 15:34 WIB

NAWACITAPOST.COM - DPRD bersama Pemprov DKI telah menyepakati nilai rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD tahun 2025 sebesar Rp 91,1 triliun.

Dengan anggaran ini, program sekolah gratis bagi siswa SD hingga SMA, baik di sekolah negeri maupun swasta, akan mulai berjalan pada Juli 2025.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menjelaskan bahwa rancangan KUA-PPAS 2025 mencakup sejumlah program prioritas, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Kami telah menetapkan prioritas, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, yang menjadi dasar penting untuk pengembangan daerah,” ujar Khoirudin pada Sabtu, 2 November 2024.

Kesepakatan anggaran ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Baca Juga: Gantikan Heru Budi, Joko Agus Setyono Jadi Plh Gubernur DKI Jakarta  

Khoirudin menyatakan bahwa melalui MoU ini, program sekolah gratis dari jenjang SD, SMP, hingga SMA akan terealisasi pada Juli 2025. “Telah disepakati ke depan, sekolah gratis akan berlaku di sekolah negeri dan swasta,” ucapnya.

Khoirudin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan Pemprov DKI untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.

Ia turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memberikan masukan demi pembangunan Kota Jakarta yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam menjalankan kebijakan ini, agar seluruh program yang direncanakan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta,” tambahnya.

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini