NAWACITAPOST.COM - Panitia Khusus (Pansus) Haji 2024 mengeluarkan ancaman tegas terhadap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Dalam kesimpulan dan rekomendasi yang tengah dirumuskan, Pansus mempertimbangkan untuk memberikan rapor merah terhadap kinerja Menag, yang dianggap tidak optimal dalam penyelenggaraan haji.
Hal ini disampaikan Anggota Pansus Haji 2024 DPR, Marwan Jafar, di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2024). Menurut Marwan, pelanggaran-pelanggaran yang terungkap dalam penyelidikan Pansus Haji bisa membuat Menag dianggap tidak layak untuk terus menjabat.
“Kalau pelanggaran-pelanggarannya ditulis, otomatis rapor merah itu. Bukan hanya rapor merah itu, sudah tidak layak untuk menjadi Menteri Agama karena itu sudah menyangkut kepada aparat penegak hukum,” ujar Marwan, dikutip Selasa (24/9/2024).
Baca Juga: Beraktivitas di Jalur Kereta, Siap-siap Hadapi Denda Maksimal Rp15 Juta
Meski begitu, Marwan juga mengungkapkan bahwa di dalam internal Pansus Haji masih ada perdebatan mengenai apakah temuan tersebut akan langsung diserahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH). Namun, ada juga pihak yang kurang mendukung langkah tersebut. Marwan menambahkan bahwa beberapa pihak yang tidak sepakat mungkin karena pengaruh eksternal.
"Nah, ini yang masuk angin tidak mau pasti, yang tidak masuk angin ya pasti itu akan terus dilanjutkan dalam penyelidikan kepada aparat penegak hukum, karena itu sangat jelas terbukti dan terang-benderang melanggar Undang-Undang Haji, melanggar Kepres Haji, juga ada unsur diduga gratifikasi," kata Marwan.
Selain masalah penyelenggaraan haji, Menag Yaqut juga menjadi sorotan karena mangkir dari pemanggilan Pansus Haji sebanyak tiga kali. Anggota Pansus Haji dari Fraksi PKS, Wisnu Wijaya, menyebutkan bahwa Yaqut pertama kali tidak hadir pada Selasa (10/9/2024), dengan alasan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Kalimantan Timur.
Pada panggilan kedua (19/9/2024), Menag juga tidak hadir dengan alasan kunjungan kerja ke Eropa. Pada pemanggilan ketiga (23/9/2024), Menag kembali mangkir dan beralasan tengah berada di Paris untuk tugas luar negeri.
Artikel Terkait
Menag Yaqut: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa Indonesia
Terima Bintang Mahaputera Utama, Menag Yaqut: Kehormatan untuk Kerukunan Indonesia
Yaqut Cholil Qoumas: Keabsahan Muktamar PKB Akan Ditentukan Kemenkumham
Menag Yaqut Harap Paus Fransiskus Saksikan Keberagamaan Indonesia Terpelihara dengan Baik
Tiga Kali Mangkir, Menag Yaqut Dituding Lakukan Pelecehan terhadap DPR