Kamis, 4 Juni 2026

Media Nawacita Indonesia Siap Beri Penghargaan untuk Warga Negara Asing di Nawacita Awards 2026

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 13 September 2024 | 11:21 WIB
Komisaris Utama Media Nawacita Indonesia, Faigiziduhu Ndruru.  (Istimewa)
Komisaris Utama Media Nawacita Indonesia, Faigiziduhu Ndruru. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM – Komisaris Utama Media Nawacita Indonesia, Faigiziduhu Ndruru, kembali menegaskan visi besar Nawacita Awards yang sudah sukses diselenggarakan sejak 2022. Setelah memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh dalam negeri yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa, kini Nawacita Awards berencana untuk meluaskan jangkauan penghargaannya pada tahun 2026.

Untuk pertama kalinya, acara penghargaan ini akan memberikan apresiasi kepada warga negara asing yang turut berperan dalam pembangunan Indonesia. Faigiziduhu Ndruru menjelaskan bahwa sejak pelaksanaan Nawacita Awards pada 2022 hingga 2024, acara tersebut telah menemukan banyak sosok luar biasa dari dalam negeri. Para penerima penghargaan dinilai memiliki komitmen kuat untuk memajukan Indonesia menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, banyak dari mereka yang telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, hingga lingkungan. Mereka tidak hanya bekerja keras, tetapi juga menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengangkat derajat bangsa.

Namun, Faigiziduhu juga menekankan pentingnya mengenali peran warga negara asing dalam pembangunan Indonesia. "Kita tidak bisa melupakan kontribusi signifikan dari mereka yang bukan warga negara Indonesia tetapi telah memberikan dampak positif bagi negara ini. Banyak dari mereka yang terlibat dalam berbagai proyek pembangunan, pendidikan, hingga pengembangan teknologi di Indonesia," ungkap Faigiziduhu Ndruru, dalam keterangannya.

Baca Juga: Masyarakat Adat Tano Batak Tuntut Keadilan atas Tanah Adat yang Dirampas PT TPL

Faigiziduhu menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang telah berkontribusi besar namun jarang mendapat pengakuan. "Mereka mungkin bekerja di belakang layar, tetapi dampaknya nyata dan berdampak positif bagi perkembangan Indonesia," tambahnya.

Salah satu aspek penting dari penghargaan ini adalah proporsi penerima antara warga negara Indonesia dan asing. Meskipun belum ditetapkan secara resmi, Faigiziduhu mengindikasikan bahwa penentuan jumlah penerima penghargaan dari kalangan internasional akan bergantung pada pencapaian dan kontribusi mereka selama tahun-tahun sebelumnya.

"Berapa proporsinya nanti akan ditentukan saat pelaksanaan Nawacita Awards 2026, namun kami ingin memastikan penghargaan ini adil dan berdasarkan kontribusi yang substansial," tuturnya.

Penghargaan ini tidak hanya mencerminkan pengakuan atas prestasi individu, tetapi juga bertujuan untuk mendorong semangat kolaborasi lintas negara. Faigiziduhu percaya bahwa kolaborasi antara Indonesia dan warga negara asing adalah kunci dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Media Nawacita Indonesia Sampaikan Undangan Nawacita Awards 2024 kepada Pimpinan MK Arief Hidayat

"Kami ingin mendorong semangat kerja sama internasional. Melalui Nawacita Awards, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi terhadap kemajuan bangsa," ujarnya.

Selama tiga tahun penyelenggaraan Nawacita Awards, acara ini telah memberikan penghargaan kepada berbagai tokoh Indonesia yang berperan besar dalam memajukan bangsa. Pada Nawacita Awards 2022 dan 2023, fokus utama diberikan kepada tokoh-tokoh di bidang pendidikan, kesehatan, dan inovasi teknologi. Sedangkan pada tahun 2024, penghargaan diberikan kepada mereka yang memberikan kontribusi dalam bidang lingkungan, khususnya dalam upaya pelestarian alam dan pengembangan kawasan industri terpadu.

"Kami percaya bahwa Nawacita Awards 2026 akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai penghargaan prestisius, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Ini adalah langkah maju untuk merangkul lebih banyak pihak dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik," tutup Faigiziduhu Ndruru.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini