Jumat, 5 Juni 2026

Pendamping SMP Negeri 2 Balongbendo Sidoarjo Sosialisasi Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur

Photo Author
Nawi., M. Suud, Nawacita Post
- Kamis, 12 September 2024 | 14:42 WIB

Sidoarjo Nawacitapost - Bahwa sekolah yang sudah melaksanakan gerakan lingkungan yang kemudian ditetapkan oleh Bupati maka dia sudah dinyatakan sebagai sekolah adiwiyata Kabupaten namun di SMP Negeri 2 Balongbendo ini tahun 2002 sudah mencapai sekolah adiwiyata kabupaten dan sekarang ini kita persiapkan untuk menuju sekolah adiwiyata provinsi.

Sementara Pendamping SMPN 2 Balongbendo Drs Imronsyah M.Pd. Penerapan sekolah adiwiyata itu nanti bisa membantu untuk menjadi kan Sidoarjo mendapat Adipura itu salah satunya adalah harus ada beberapa sekolah yang mencapai Adiwiyata Nasional, kami ditugaskan oleh dinas pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mendampingi sekolah-sekolah yang ingin maju dan melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan .

Untuk mencapai ke tingkat provinsi dan nasional bahkan nanti setelah nasional nanti bisah ke Mandiri semua itu ada persaratannya yang dilalui oleh SMP Negeri 2 balongbendo, yang pertama adalah dokumen setelah mencapai penilaian untuk Kabupaten itu harus memperoleh skor 70% kemudian nanti ke provinsi 80%.

Persyaratan di SMP Negeri 2 balongbendo ini sudah kelihatannya semua sudah bagus sampai 72 % namun kadang-kadang permasalahan itu terkait dengan penyusunannya yang masih di dokumen masih belum di sesuaikan karena ada perubahan di dokumen satunya akan berubah setiap tahun.

Perubahan dulunya itu adalah dokumen 1 KTSP berubah menjadi KSP sekarang dari KSP yang memberikan di dokumen 1 tuh banyak yang mengalami sehingga ada kekurangan dan perubahan yang paham terkait dengan hal ini tidak semua pengawas dan sebagainya.

Sedangkan yang paling menonjol SMPN 2 balongbendo tanaman dan sebagainya luar biasa namun untuk guru-guru yang baru
sekarang diarahkan pada sebuah gerakan dengan harapan akan menjadi budaya dari budaya untuk peduli terhadap lingkungan yaitu ada enam aspek seperti : paket kebersihan, kemudian pengolahan sampahnya, kemudian penanaman , kemudian berkasih air, bak AC energi dan informasi yang terpenting adalah inovasi inovasi yang sekarang kurikulum Merdeka itu yang dikerjakan di lokasi namanya diadakan kearifan lokal dari kearifan lokal sehingga anak-anak itu bisa mengembangkan kearifan yang ada di lokal, " Pungkasnya Drs Imronsyah.M .Pd Pendamping Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo

Sementara kepala Sekolah SMPN 2 Balongbendo Toto Suhari S.Pd. Menjelaskan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan kita pada tahun sebelumnya SMPN 2 balongbendo sudah terpilih menjadi sekolah adiwiyata kabupaten dan untuk itu kita terus membina atau mempersiapkan diri untuk melaju ke profesi Adiwiyata sehingga perlu pendampingan dari pengawas yang memang kompeten di sekolah adiwiyata.

Memang diperlukan seperti dokumen-dokumen yang harus kami persiapkan dari pelaksanaannya sampai pendampingannya saya berharap atas kerjasama semua elemen, apa saja yang diberikan Pak imron petugas dari tim Adiwiyata

Seperti anak-anak sebagai warga sekolah termasuk komite juga yang mengambil bagian sekolah semua untuk mendekatkan diri sehingga dengan demikian Saya berharap dengan kerjasama yang baik ini bisa nanti kita dengan mudah dapat nilai baik Adiwiyata.

kalau di tingkat kabupaten minimal nilai 70% kalau di provinsi nilai 80% harus dipersiapkan oleh sekolahan itu paling tidak mencapai nilai 80% Tapi kalau melihat Sesuai dengan informasi melihat kondisi sekolah SMPN 2 Balongbendo kita optimis bisa mencapainya tinggal mempersiapkan memperbaiki dokumentasinya saja kalau memang tercapai 80 % bisa jadi tingkat nasional

Dari tingkat provinsi ke tingkat nasional ada lagi Mandiri setelah Mandiri baru tingkat ASEAN Nah mungkin dari itu teman-teman saya support saya dukung tapi tidak lepas dari kerjasama teman-teman," Ahirnya Totok Suheri S.pd M.pd. kepala sekolah SMP N 2 Balonbendo. (Yun/ud)

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini