TEMBONG, NAWACITAPOST.COM – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa Kelompok 62 Universitas Bina Bangsa menggelar kegiatan penyuluhan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan warga setempat di Desa Tembong dengan tema “Membangun Ekonomi dari Alam”. Kegiatan ini fokus pada pemanfaatan singkong sebagai sumber daya lokal yang melimpah untuk meningkatkan nilai tambah produk UMKM dan kesejahteraan Kamis, (29/08/2024).
Dalam kegiatan penyuluhan ini, para peserta diberikan sosialisasi mengenai berbagai teknik pengolahan singkong, mulai dari pembuatan keripik singkong dengan berbagai varian rasa, pembuatan tepung singkong, hingga pembuatan kue dan makanan ringan berbahan dasar singkong. Selain itu, para peserta juga diberikan informasi mengenai peluang pasar untuk produk olahan singkong serta tips-tips dalam mengembangkan usaha.
Siti Marina selaku penanggung jawab pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa “singkong memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan desa. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produknya dan membuka peluang pasar yang lebih luas," ujarnya.
Kegiatan penyuluhan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para peserta. [Nama Peserta], salah satu peserta pelatihan, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. "Saya baru tahu kalau singkong bisa diolah menjadi banyak sekali produk yang menarik. Saya akan mencoba membuat produk baru untuk usaha saya," ungkapnya.
Kegiatan penyuluhan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa. Adang Kosasih selaku kepala desa menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Kelompok 62 KKM Universitas Bina Bangsa. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan perekonomian desa," ujarnya.
Ketua Kelompok 62 Haerul Mustofa KKM Universitas Bina Bangsa berharap kegiatan penyuluhan ini dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan UMKM berbasis sumber daya lokal di Desa Tembong. Kedepannya, kami akan terus melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM agar dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.(Zulfikar)