NAWACITAPOST.COM – Sektor properti di Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik pada semester pertama 2024, dengan beberapa emiten besar melaporkan hasil pra-penjualan yang menggembirakan.
Dari 17 emiten properti terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), delapan perusahaan teratas memberikan sorotan utama dengan prestasi mereka dalam periode ini.
Ciputra Development Tbk (CTRA) memimpin daftar dengan marketing sales mencapai Rp 6,08 triliun, yang menyumbang 55 persen dari target tahunan mereka sebesar Rp 11,1 triliun.
Ini merupakan peningkatan signifikan sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika mereka mencatatkan marketing sales sebesar Rp 5,08 triliun. Pertumbuhan ini menegaskan posisi Ciputra sebagai salah satu pemain dominan di pasar properti Indonesia.
Baca Juga: Pungutan Turis Asing di Bali Capai Rp 185,5 Miliar, Potensi Pendapatan Masih Belum Maksimal
Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dikenal dengan proyek BSD City, mencatatkan marketing sales sebesar Rp 4,84 triliun pada semester I-2024. Angka ini mencapai 51 persen dari target tahunan mereka yang sebesar Rp 9,5 triliun.
Meski ada kenaikan kecil sebesar 1 persen dibandingkan semester pertama 2023, BSDE tetap menunjukkan kinerja solid di tengah persaingan ketat.
Selanjutnya, Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) memperoleh marketing sales sebesar Rp 3,3 triliun, sedangkan Lippo Karawaci Tbk (LPKC) meraih Rp 3,14 triliun. Keduanya menunjukkan kekuatan mereka di pasar dengan hasil yang signifikan, menduduki posisi ketiga dan keempat dalam daftar ini.
Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) masing-masing mencatatkan marketing sales sebesar Rp 1,7 triliun dan Rp 1,2 triliun. Keduanya terus memperkuat pangsa pasar mereka dengan hasil yang stabil.
Baca Juga: Ridwan Hisjam Dorong Jokowi Jadi Ketua Umum Golkar
Di urutan berikutnya, Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melaporkan marketing sales sebesar Rp 796,3 miliar, sementara Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan Rp 770 miliar. Meskipun angka mereka relatif lebih kecil dibandingkan dengan pemain besar lainnya, keduanya tetap berkontribusi signifikan terhadap total industri.
Artikel Terkait
Ciputra Group Hadirkan Apartemen Rp 1 Miliaran di Ciputra World Jakarta
Universitas Ciputra Tutup KDMI 2024 dengan Penuh Kebanggaan dan Keceriaan
Kisah Perjalanan Ciputra Membangun Kerajaan Properti Hanya dengan Modal Rp 10 Juta
Nararya Ciputra Sastrawinata: Membangun Bisnis Properti dengan Prespektif Milenial
Kinerja Keuangan Ciputra Development Melesat di Semester I-2024, Laba Bersih Tembus Rp1,02 Triliun