Minggu, 19 Juli 2026

Pasca Tanah Longsor, BPBD Deli Serdang Lakukan Pembersihan Material

Photo Author
Tiara Islami, Nawacita Post
- Selasa, 16 November 2021 | 14:51 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang melaporkan perkembangan terkini, pasca kejadian tanah longsor yang terjadi di wilayahnya, per Senin (15/11) pukul 20.20 WIB. Pihaknya melakukan pembersihan material disejumlah lokasi perumahan warga dan juga wilayah aliran sungai. Kejadian tanah longsor ini mengakibatkan tumpukan material berupa batang pohon dan lumpur yang menimpa rumah warga.



-
Pengerahan alat berat untuk mempercepat pembersihan material batang pohon dan lumpur yang disebabkan tanah longsor yang terjadi di Deli Serdang, Sumut, pada Kamis (11/11).

-


-
Warga yang mengungsi akibat kejadian gerakan tanah di wilayah Kabupaten Bogor, Sabtu (13/11).

Selain menyebabkan kerusakan rumah warga, material ini juga menyebabkan penumpukan material pada Daerah Aliran Sungai (DAS). Pengerahan alat berat dilakukan untuk melakukan pembersihan lumpur. Wilayah seputaran sungai dilakukan pengerukan lumpur pasca tanah longsor, untuk mendapatkan kedalam sungai yang ideal. Hal ini untuk mengantisipasi adanya potensi risiko bahaya apabila hujan deras kembali terjadi.

Dilaporkan sebelumnya, terdapat satu warga meninggal dunia, satu orang luka dan 31 jiwa terdampak akibat kejadian ini.

BPBD Kabupaten Deli Serdang bersama tim gabungan meliputi Kadis PU Deli Serdang, Kecamatan Sibolangit, Kabid Linjamsos Dinsos Deli Serdang, Kades Rumah Kinangkung, Tagana Deli Serdang, Banser Deli Serdang dan masyarakat telah dan terus bergotong royong untuk melakukan penanganan darurat dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Merujuk informasi dari PVMBG mengenai potensi gerakan tanah di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada bulan November 2021, terdapat dua kecamatan dengan potensi menengah hingga tinggi yakni Kecamatan Bangunpurba dan Kecamatan Biru-Biru. Lebih lanjut, terdapat tiga kecamatan dengan potensi menengah yakni Kecamatan Batangkuis, Kecamatan Delitua, dan Kecamatan Galang.

Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito menyampaikan dalam Rakor Antisipasi dan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi La Nina, ada beberapa langkah dalam upaya mitigasi potensi bencana hidrometeorologi yaitu dengan melakukan penguatan tanggul sungai, pemberisihan DAS dan penanaman vegetasi vetiver. Penanaman vegetasi vetiver seperti akar wangi dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperkuat struktur tanah.

(Kornelius Wau)

Editor: Tiara Islami

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini