Minggu, 19 Juli 2026

Negara Ini Hadapi Krisis Pencurian Kendaraan, Seminggu 200 Mobil Hilang!

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 16 Juli 2024 | 14:31 WIB
Negara Kanada rawan pencurian mobil.  (Pexels)
Negara Kanada rawan pencurian mobil. (Pexels)

NAWACITAPOST.COM - Kasus pencurian mobil mencuat ke permukaan setelah terjadinya pengeroyokan yang menewaskan seorang bos rental mobil di Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah. Kejadian ini mengakibatkan Sukolilo dikenal sebagai pusat kendaraan curian di Indonesia, dengan banyaknya mobil bodong ditemukan di daerah tersebut.

Meskipun demikian, Indonesia bukanlah negara dengan kasus pencurian mobil tertinggi di dunia. Menurut data yang dirilis oleh Interpol pada Mei 2024, Kanada masuk dalam 10 besar negara dengan kasus pencurian mobil terbanyak dari 137 negara.

Diperkirakan lebih dari 200 kendaraan dicuri setiap minggunya, dengan lebih dari 150.000 kendaraan dilaporkan hilang sejak awal 2024, di Kanada. Hal ini menyebabkan Biro Asuransi Kanada menyatakan situasi ini sebagai krisis nasional atau epidemi.

Sejak 2022, Interpol telah melakukan operasi antarnegara untuk mengatasi pencurian kendaraan dengan bertukar informasi melalui Basis Data Kendaraan Bermotor Curian (SMV). Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP) mengintegrasikan informasi dari Pusat Informasi Kepolisian Kanada (CPIC) dengan SMV Interpol pada Februari 2024, mengungkap lebih dari 1.500 kendaraan curian yang terdeteksi berada di seluruh dunia.

Baca Juga: Survei Kompas: Ahok dan Anies Berebut Suara Pemilih Jakarta 2024

Mengapa Kanada?

Kanada menjadi target utama pencurian mobil karena tingginya permintaan akan model SUV bernilai tinggi yang banyak dicari. Krisis kekurangan pasokan mobil secara global pasca pandemi Covid-19 meningkatkan permintaan akan kendaraan baru dan bekas. Hal ini memberikan peluang bagi kelompok kejahatan terorganisasi untuk menjadikan pencurian mobil sebagai sumber pendapatan utama. Kendaraan curian ini tidak hanya dijual di dalam negeri, tetapi juga diekspor ke Timur Tengah dan Afrika Barat.

Sekretaris Jenderal Interpol, Jurgen Stock, menyatakan bahwa kendaraan curian sering digunakan sebagai alat tukar dalam berbagai kegiatan kriminal seperti penyelundupan narkoba, perdagangan manusia, hingga terorisme. Kendaraan-kendaraan ini sering kali ditemukan saat diperiksa oleh penegak hukum di pelabuhan saat akan dikirim ke luar negeri.

“Kendaraan curian merupakan mata uang kriminal internasional," ujar Sekretaris Jenderal Interpol Jurgen Stock dalam rilis resminya.

Untuk mengatasi masalah ini, Kanada bekerja sama dengan Interpol dalam berbagi informasi dan taktik investigasi. Polisi Kanada juga menerbitkan buletin publik tentang cara melindungi kendaraan dari pencurian, sementara warga Kanada mengambil langkah-langkah mandiri seperti memasang pelacak dan menyewa petugas keamanan lingkungan swasta untuk menjaga mobil mereka.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini