NAWACITAPOST.COM - Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag) mengajak Kementerian Pangan dan Obat-obatan Korea Selatan untuk menyiapkan tenaga ahli halal, yaitu pengawas halal, penyelia halal, dan auditor halal. Kepala Badan Litbang dan Diklat, Suyitno mengungkapkan, bahwa pada 2024 semua produk dari luar negeri yang akan masuk ke Indonesia harus sudah tersertifikasi halal.
“Karena semua produk harus ada label halal, maka SDM yang terkait dengan halal harus dipersiapkan,” terangnya di kantor Ministry of Food and Drug Safety Korea Selatan, Rabu (3/7/2024).
Suyitno menjelaskan, bahwa dalam halal ini ada dua hal yang menjadi fokus Kementerian Agama, yaitu regulasi halal dan pengembangan SDM halal. “Regulasi halal outputnya adalah sertifikasi halal, sementara SDM halal disiapkan melalui pelatihan-pelatihan, yaitu pelatihan penyelia halal, pelatihan pengawas jaminan produk halal, pelatihan auditor halal,” jelasnya.
“Balitbang Diklat membuka kesempatan kerja sama pengembangan kompetensi dan keterampilan para SDM yang ada di Korea Selatan dalam halal, baik pengawas halal, penyelia halal, mauoun auditor halal,” tambahnya.
Baca Juga: Segera Daftar! Kemenag Kembali Buka Seleksi Imam Masjid ke Uni Emirat Arab, Ini Syaratnya
Sementara Director General Biopharmaceuticals and Herbal Medicine Bureau Korea Selatan, Shin Joon-Su menyambut baik ajakan ini. Menurutnya, ini adalah bagian dari tindak lanjut yang sudah kami lakukan. “Sejak 2017 kami sudah menjalin kerja sama dengan Indonesia, terutama yang berkaitan dengan obat-obatan,” terangnya.
Shin juga menjelaskan, bahwa lembaga yang dipimpinnya sudah mulai melakukan edukasi terkait dengan halal. “Setiap tahun kita selenggarakan seminar tentang halal kepada para pelaku usaha, dan melakukan seminar-seminar seputar halal yang ada di Korea Selatan,” jelasnya.
Sin berharap kunjungan semacam ini bisa terus dilanjutkan dalam rangka kerja sama bilateral antar kedua negara. “Semoga pertemuan ini bisa memperkuat hubungan Korea dan Indonesia semakin erat,” pintanya.
Hadir menemani Kepala Bandan Litang, Kepala Pusdiklat Teknis, Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, dan Kepala Balai Diklat Keagamaan Medan.
Artikel Terkait
Kemenag: Mobilisasi Jemaah di Muzdalifah Selesai 07.37 WAS
Gandeng Kemenag Taput, Lapas Kelas IIB Siborongborong Kanwil Kumham Sumut Berikan Pembinaan Keagamaan Bagi WBP
Lapas Kelas IIA Sibolga Kanwil Kumham Sumut Bersama Kemenag Kota Sibolga Berikan Pembinaan Kepribadian Bagi Warga Binaan
Kemenag: Perubahan Slot 46 Kloter Karena Garuda Lambat, OTP Juga Sangat Buruk
Segera Daftar! Kemenag Kembali Buka Seleksi Imam Masjid ke Uni Emirat Arab, Ini Syaratnya