Yayasan Rehabilitasi Karsa tersebut sudah berdiri dari tahun 2018 dan bergerak dibidang rehabilitasi bagi masyarakat yang mengalami ketergantungan narkotika.
Namun, yang sangat memprihatinkan tidak ada sekali pun perhatian dari Pemerintah setempat Khususnya Pemko Tanjungpinang. Hal itu di sampaikan langsung oleh Fernando selaku Ketua Yayasan tersebut, Jumat (3/9/2021).
Fernando menjelaskan sejak didirikan yayasan tersebut tidak pernah pemerintah setempat tersentuh perhatiannya untuk membantu.
"Sementara Yayasan tersebut sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah setempat, dikarenakan keterbatasan anggaran" ucap fernando.
Simak berita lainnya di Youtube NAWACITA TV
Sambungnya, hal itu sudah pernah di sampaikan ke pemerintah setempat bahkan dengan Ibu Walikota sendiri. Namun, sampai sekarang tidak ada kelanjutannya. Sehingga beliau merasa ada kekecewaan lantaran Pemerintah sendiri sepertinya tidak mendukung yayasan tersebut. Mulai berdirinya yayasan dibiayai oleh dana sendiri.
"Adapun bantuan hanya dari BNNK berupa bantuan gratis seperti pelatihan dan bantuan dari kementerian pemerintah pusat secara materi," ucapnya.
Baca juga: Danlantamal IV Dampingi Kapolda Kepri Kunjungi Sarang Petarung Yonif 10-Marinir/SBY
Dalam penjelasannya, Fernando menjelaskan bahwa walaupun tidak ada perhatian dari pemerintah setempat tapi ia tetap bersyukur yayasan tersebut berjalan seperti biasa.
"Sekarang ini total yang sudah selesai dan masih menjalani rawat jalan total nya 156 orang dan total untuk rawat inap yang sudah selesai dan masih menjalani rawat inap 34 orang," ucapnya.
Juga dalam yayasan rehabilitasi karsa ada tahap tahap psikolog, psikiater, dokter umum yang bersifat online yang membantu bekeja sama untuk yayasan.
Selain itu, Fernando pun memberi tips agar bisa terhindar dari penggunaan narkoba di antaranya:
-Jangan pernah mencoba menggunakan narkoba atau narkotika, kecuali untuk alasan pengobatan serta terapi.
-Mencari tahu tentang apa itu narkoba serta dampak negatifnya bagi kesehatan tubuh.
-Memilih lingkungan pergaulan yang baik.
-Melakukan berbagai kegiatan positif, seperti belajar ataupun berolahraga.
-Gunakan waktu luang untuk bersantai bersama keluarga, belajar, berolahraga ataupun melakukan kegiatan positif lainnya.
-Jika memiliki permasalahan, jangan gunakan narkoba sebagai pelarian atau jalan keluarnya.
Harapan Fernando, yayasan tersebut tetap berjalan seperti biasanya dan semakin maju serta pemerintah setempat khususnya, agar membantu dalam berbentuk apapun.
(Yosdarson Daeli)