Sabtu, 18 Juli 2026

Pertumbuhan Ekonomi Capai 7,07% Dikuartal II, HIPPI: Indonesia Bisa Capai Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas

Photo Author
Tiara Islami, Nawacita Post
- Sabtu, 7 Agustus 2021 | 20:19 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTDewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) berharap Indonesia bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,07 persen di kuartal II 2021 secara year on year (yoy).

Meski begitu, capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 ini harus disikapi dengan hati-hati. Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, turut memberi catatan.

Di samping itu, pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2021 tidak berpengaruh terhadap penciptaan lapangan pekerjaan dan penurunan angka kemiskinan.

Mengutip data BPS, Sarman menyebutkan bahwa angka pengangguran hampir menembus angka 9,77 juta atau sekitar 7,07%. Bertambahnya angka pengangguran pada gilirannya juga memicu naiknya jumlah penduduk miskin yang mencapai 10,19%.

"Naiknya pertumbuhan ekonomi Kuartal II-2021 tidak berpengaruh terhadap penciptaan lapangan pekerjaan dan menurunnya angka kemiskinan," jelas Sarman.

"Pelaku usaha tentu tentu berharap agar ke depan kita ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yang mampu mempengaruhi terhadap indikator tersebut, termasuk indeks kepuasan masyarakat," lanjutnya.

Walau demikian, Sarman tetap menyambut baik pertumbuhan ekonomi ini. Pertumbuhan yang sampai 7,07 persen, menurut Sarman, memberikan efek psikologis yang baik untuk pelaku usaha bahwa Indonesia sudah mulai mampu keluar dari resesi sehingga membangkitkan optimisme untuk menuju pemulihan serta pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas.

“Pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2021 ini minimal memberikan efek psikologis kepada pelaku usaha bahwa kita sudah mampu keluar dari resesi ekonomi dan memiliki rasa optimisme bahwa ekonomi akan cepat pulih dan akan bangkit kembali menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas,” tutup Sarman.

Editor: Tiara Islami

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini