Baca Juga : Munas III Dilakukan Secara Daring, Menkumham Yasonna Laoly : Bangga Fornisel Memahami Situasi Covid
Mencermati gelaran tersebut. Ucapan selamat atas hasil Musyawarah Nasional (Munas) III Forum Nias Selatan (Fornisel) terus berdatangan. Setelah kemarin (Minggu, 27 Juni 2021) Ketua Umum Ikatan Kerukunan Keluarga Besar Lahomi (IKKBL) Sorni Paskah kepada nawacitapost melalui WhatsApp.
Kini, Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nias Utara (Himanira) Yosafati Hulu melalui pesan WhatsAppnya kepada Nawacitapost, Senin (28/6/2021) mengucapkan selamat atas hasil Munas III Fornisel, yang memilih dan menetapkan Bahagia Dachi sebagai Ketua Umum (Ketum), Beesokhi Ndruru Sekretaris Jenderal (Sekjen), dan Febriani Waruwu Bendahara Umum (Bendum) untuk periode 2021 -2026.
Baca Juga : Selain Ucapkan Selamat Hasil Munas III, Ketua Umum IKKBL Sorni Paskah : Fornisel Harus Menjadi Mitra Strategis Pemda Nias Selatan dan Berdampak di Pentas Nasional
Ketum Himanira Yosafati menyatakan, semoga Program Kerja Fornisel bisa berkelanjutan pada periode ke depan. Tanpa menafikan pengurus lainnya, bahwa tiga serangkai - KSB- dengan formasi yang masih sama dengan sebelumnya. Diharapkan Fornisel mampu berdampak positif di pentas nasional.
Yosafati juga mengapresiasi kepada seluruh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Fornisel. Lebih khusus panitia yang dikomandani Barugamuri Dachi, berhasil menghelat acara Munas III ini berhasil dan sukses di tengah situasi pandemi yang belum mereda.
Terkait hal lainnya, bahwa penyesuaian format penyelenggaran Munas patut diapresiasi. Kombinasi penyelanggaraan Munas secara Online dan Offline (Hybrid) tentu salah satu cara agar kegiatan suatu organisasi tetap berjalan seperti diamanatkan dalam Anggaran Dasar (AD) Anggaran Rumah Tangga (ART) walaupun dengan kondisi yang sulit saat ini, tuturnya.
Bahkan hasil Munas III Fornisel, Yosafati secara terbuka menyatakan salut dan bangga khususnya pemerataan personil kepengurusan dengan mempertimbangkan keterwakilan dari kawasan wilayah Nias Selatan merupakan suatu keberanian.
Tentu lebih baik lagi kalau bisa ditindaklanjuti secara tertulis (misalnya dalam AD ART tertulis pengurus harus mewakili setiap kecamatan yang ada di Nias Selatan). Hal-hal seperti ini jamak terjadi dalam suatu organisasi yang ruang lingkupnya berdasarkan kewilayahan tapi dalam kepengurusan tidak mencerminkan keterwakilan.
Apalagi, moto Fornisel Bersama Kita Maju. Ungkap Yosafati, tepat menjadi pondasi kokoh dalam membangun Nias Selatan untuk Indonesia.
Tak lupa juga selamat kepada seluruh Masyarakat Nias Selatan khususnya yang tergabung dalam Fornisel, semoga forum ini menjadi pemersatu yang semakin sukses ke depan. Bahkan gelaran munas yang berjalan sukses ini bukan hanya berefek positif di Nisel, tetapi ke seluruh daerah Kepulauan Nias (Kepni), tegasnya.