Bentrok simpatisan dan polisi terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Kombes Pol Erwin Kurniawan selaku Kapolres Jakarta Timur mengatakan kerusuhan berawal ketika massa mendorong kendaraan aparat keamanan hingga masuk ke sungai.
"Sebenarnya tadi ada kendala anggota yang sempat dimasukan ke sungai oleh pengunjuk rasa, sehingga menimbulkan sedikit kericuhan. Tetapi bahwa masing-masing pihak bisa menahan diri, itu bisa dihentikan," jelas Erwin.
Baca Juga: Divonis 4 Tahun, HRS Ajukan Banding
Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma, mengatakan petugas kepolisian mengamankan sebanyak 200 massa yang terlibat dalam kerusuhan tersebut.
Satria menuturkan, dari hasil pemeriksaan terhadap ratusan simpatisan HRS, petugas kepolisian menemukan sejumlah senjata tajam (sajam). Hingga kini, petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap ratusan simpatisan yang diamankan di Polres Jakarta Timur.