Kamis, 4 Juni 2026

Menteri PPN/Kepala Bappenas Menerima Kunjungan The Jakarta Japan Club

Photo Author
Administrator, Nawacita Post
- Jumat, 7 Agustus 2020 | 11:12 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menerima kunjungan Kepala Jakarta Japan Club(JJC) Mr.Kyoji Ueda dan Minister Kedutaan Jepang Mr.Tadayuki Miyashita beserta rombongan di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 6 Agustus 2020.

Sejumlah topik pembicaraan mengenai pembangunan infrastruktur di saat pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia, menjadi pembahasan serius antara Kepala Bappenas dengan delegasi The Jakarta Japan Club (JJC).

“Perkembangan infrastruktur di Indonesia dalam 5 tahun terakhir telah berhasil menekan kecenderungan yang terjadi sejak tahun 1998. Saat ini, stok infrastruktur di level 43% dari PDB (Pendapatan Domestik Brutto),” kata Menteri Suharso.

Kepala Bappenas berpendapat, saat ini Pemerintah Indonesia tengah mengutamakan pembangunan infrastruktur yang mendukung beberapa sektor riil, seperti sektor industri, pariwisata dan investasi serta fokus juga pada penguatan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA : Akhirnya, Program Pertashop Hadir di Kecamatan Plandaan


“Mengoptimalkan kegiatan dengan metode 'padat karya', seperti: pembangunan irigasi, pemeliharaan jalan, penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat, serta peningkatan kualitas rumah nonpemerintah,” tambah Kepala Bappenas.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, selama ini Jepang adalah negara yang termasuk sangat mendukung pembangunan di Indonesia, karena Jepang termasuk negara yang memiliki usaha atau industri di Indonesia. Diantaranya, bergerak di bidang industri otomotif dan elektronika.

“Pendanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia yang akan dilakukan antara lain : Pemerintah (infrastruktur dasar dan fasilitas infrastruktur lainnya) ; BUMN (infrastruktur skala besar, dan KPBU) ; Sektor swasta (PPP dan infrastruktur komersial),” tutup Menteri Suharso.

Kamis, 6 Agustus 2020
Tim Komunikasi Publik
Kementerian PPN/Bappenas

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini