Kamis, 4 Juni 2026

Deretan Petinggi BUMN yang Telah Dicopot Erick Thohir

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Sabtu, 13 Juni 2020 | 17:53 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Sejak menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir diketahui telah melakukan pencopotan atau penggantian jajaran petinggi berbagai perusahaan pelat merah.

Bahkan, dalam sepekan terakhir, setidaknya ada 8 BUMN yang direksi dan komisarisnya dirombak oleh Erick Thohir.

Adapun alasan pencopotan atau penggantian yang dilakukan bermacam-macam.

Langkah perombakan atau yang ia sebut sebagai "bersih-bersih BUMN" ini tidak lepas dari pertimbangan besarnya aset yang dikelola oleh BUMN. Kondisi tersebut dinilai rentan membuat para petinggi BUMN terjaring OTT KPK.

Baca Juga : Lawan Corona, Menkominfo Ajak ASEAN dan China Kembangkan Teknologi Digital

Dalam tiga bulan terakhir, berikut adalah deretan petinggi BUMN yang telah dicopot oleh Erick Thohir:

1. Pertamina


Perusahaan minyak pelat merah tersebut semula memiliki 11 direksi. Setelah dipangkas, kini jajaran direksi Pertamina tersisa enam.

Berdasarkan dokumen yang tersebar di kalangan para pewarta, berikut susunan direksi PT Pertamina yang baru:

Direktur Utama: Nicke Widyawati

Direktur Keuangan: Emma Sri Martini

Direktur Penunjang Bisnis: M Haryo Yunianto

Direktur Logistik Infrastruktur: Mulyono

Direktur Sumber Daya Manusia: Koeshartanto

Direktur Pengembangan Investasi: Iman Rachman

Dari nama-nama tersebut, Iman Rachman merupakan orang baru di tubuh Pertamina. Sebelumnya, dia merupakan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

2. PT Pelindo I


Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencopot Refly Harun dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia I (Persero).

Selain itu, ia juga mencopot tiga jajaran komisaris Pelindo I, yaitu Heryadi dari jabatan Komisaris Independen, Bambang Setyo Wahyudi (Komisaris), Lukita Dinarsyah Tuwo (Komisaris) dan Winata Supriatna (Komisaris).

3. PT KAI


PT Kereta Api Indonesia juga tak luput dari perombakan yang dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dicopot dari jabatannya. Pencopotan ini tertuang dalam SK-142/MBU/05/2020 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota Direksi KAI.

Posisi Edi Sukmoro sebagai Dirut Utama KAI pun kemudian dijabat oleh Didiek Hartantyo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan

Selain posisi Dirut, Menteri BUMN juga mengangkat sejumlah nama untuk menduduki posisi lain, yakni Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan, Direktur Niaga, Direktur SDM dan Umum, dan Direktur Keuangan.

4. PT Hutama Karya (Persero)


Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo juga dicopot dari jabatannya oleh Erick Thohir. Ia digantikan oleh Budi Harto.

Berikut adalah susunan direksi dan komisaris yang baru di PT Hutama Karya:

Komisaris Hutama Karya

  1. Budiman (Komisaris Utama)

  2. Muhammad Lukman Edy (Wakil Komisaris Utama, merangkap Komisaris Independen)

  3. Achmad Gani Ghazali A (Komisaris)

  4. Susdiyarto (Komisaris)

  5. Chairiah (Komisaris)

  6. Musyafak (Komisaris Independen)

  7. Wahyu Muryadi (Komisaris Independen)


Direksi Hutama Karya

  1. Budi Harto (Direktur Utama)

  2. Aloysius Kiik Ro (Wakil Direktur Utama)

  3. Suroto (Direktur)

  4. Ferry Febrianto (Direktur)

  5. Novias Nurendra (Direktur)

  6. Mohammad Erry Sugiharto (Direktur)

  7. Hilda Savitri (Direktur).


5. PT Waskita Karya (Persero) Tbk


Di PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Erick mencopot I Gusti Ngurah Putra dari jabatan Direktur Utama.

Sebagai gantinya, ia mengangkat Destiawan Soewardjono.

Selian itu, Menteri BUMN juga mengangkat M Fadjroel Rachman yang saat ini menjabat sebagai juru bicara Presiden Joko Widodo, menjadi komisaris di perusahaan tersebut.

Berikut adalah susunan direksi dan komisaris Waskita Karya yang baru:

Komisaris

  1. Komisaris Utama/Independen: Badrodin Haiti

  2. Komisaris: Danis H. Sumadilaga

  3. Komisaris: M Fadjroel Rachman

  4. Komisaris: Robert Leonard Marbun

  5. Komisaris Independen: Bambang Setyo Wahyudi

  6. Komisaris Independen: Muradi

  7. Komisaris Independen: Viktor S Sirait


Direksi

  1. Direktur Utama: Destiawan Soewardjono

  2. Direktur Keuangan: Taufik Hendra Kusuma

  3. Direktur Human Capital Management dan Pengembangan Sistem: Hadjar Seti Adji

  4. Direktur Pengembangan Bisnis dan Quality, Safety, Health dan Environment: Ferry Hendriyanto

  5. Direktur Operasi 1: Didiet Oemar Prihadi

  6. Direktur Operasi 2: Bambang Rianto

  7. Direktur Operasi 3: Gunadi


6. PT Adhi Karya (Persero) Tbk


PT Adhi Karya (Persero) Tbk juga turut mengalami perombakan dalam jajaran komisaris dan direksi perusahaan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019.

Fadjroel Rachman dicopot dari jabatannya sebagai komisaris utama dan digantikan Dody Usodo Hargo.

Selain itu, aga tiga komisaris lain yang dicopot dari jabatan komisaris oleh Kementerian BUMN, yaitu Bobby A A Nazief, Wicipto Setiadi, dan Rildo Ananda Anwar.

Sementara itu, dari jajaran direksi, para pemegang saham sepakat mengangkat Entus Asnawi Mukhson menjadi Direktur Utama menggantikan Budi Harto.

7. PT PP (Persero)


Posisi direksi dan komisaris juga berubah di PT PP (Persero). Erick mengangkat Novel Arsyad menjadi Direktur Utama PT PP menggantikan Lukman Hidayat.

Selain itu, dalam perombakan ini, Andi Gani Nena Wea kembali ditunjuk menjadi Komisaris PT PP.

Andi Gani merupakan aktivis buruh. Dia sempat menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Presidium Majelis Pekerja Buruh Indonesia.

8. PT Wijaya Karya (Persero)


Erick Thohir juga diketahui mencopot Tumiyana dari jabatan Direktur Utama PT Wika dan mengangkat Agung Budi Waskito sebagai gantinya.

Perombakan ini telah disepakati dalam RUPST Tahun Buku 2019 di Jakarta, Senin (8/6/2020).

9. PT Bukit Asam Tbk


PT Bukit Asam Tbk juga mengalami perombakan dalam RUPS PTBA yang digelar Rabu (10/6/2020).

Pemegang saham menyetujui penunjukkan Hadis Surya Palapa sebagai Direktur Operasi dan Produksi menggantikan Suryo Eko Hadianto.

10. PT Aneka Tambang Tbk


Beberapa waktu lalu, Erick Thohir mengangkat Komisaris Jenderal Polisi Bambang Sunarwibowo sebagai Komisaris PT Aneka Tambang (Persero) Tbk.

Ia ditunjuk untuk menggantikan posisi Zaelani sebagai salah satu dewan komisaris PT Antam.

11. Jasa Marga


Berdasarkan RUPST Jasa Marga Tahun Buku 2019, Desi Arryani tidak lagi menjabat sebagai Direktur Utama Jasa Marga.

Erick mengangkat Subakti Syukur sebagai gantinya. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Operasi Jasa Marga.

Selain itu, para pemegang saham juga memutuskan untuk mengganti Alex Denni dari posisi Direktur Human Capital dan Transformasi, Adrian Priohutomo dari Direktur Pengembangan Usaha, Sapto Amal Damandari dari Komisaris Utama/Independen, Muhammad Sapta Murti dari posisi Komisaris, serta Vincentius Sonny Loho dari jabatan Komisaris Independen.

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini