Minggu, 5 Juli 2026

Resep Amparan Tatak: Jajanan Manis Khas Kalimantan yang Wajib Tersedia di Meja Buka Puasa

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 12 Maret 2024 | 12:22 WIB
Amparan tatak, jajanan khas Kalimantan. (X)
Amparan tatak, jajanan khas Kalimantan. (X)

NAWACITAPOST.COM - Bagi warga Kalimantan, khususnya suku Banjar, amparan tatak adalah jajanan khas yang tak asing lagi. Jajanan kue loyang ini terbuat dari bahan dasar tepung beras, santan, gula, dan pisang.

Selain populer di Banjarmasin, amparan tatak juga dikenal luas di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan daerah lain yang didiami oleh suku Banjar.

Ketika Ramadan tiba, amparan tatak selalu menjadi incaran utama masyarakat. Teksturnya yang lembut, rasa manis dan gurih membuatnya menjadi sajian buka puasa yang sangat pas.

Baca Juga: Rugi Jika Terlewat! Ini 5 Amalan Sunnah Dahsyat Selama Bulan Ramadan, Bisa Dicoba

Harga amparan tatak bervariasi tergantung dari pedagangnya, namun rata-rata cukup terjangkau untuk ukuran satu loyang kue. Dalam proses pembuatannya, kue ini tidak boleh dibuat sembarangan.

Masyarakat setempat percaya bahwa amparan tatak dan jajanan kue basah khas Banjar lainnya tidak boleh disentuh oleh wanita yang sedang menstruasi. Mereka meyakini bahwa jika aturan ini dilanggar, amparan tatak bisa kehilangan cita rasa yang lezat dan penampilan yang menarik.

Oleh karena itu, pembuatan amparan tatak harus dilakukan secara tradisional dan dengan hati-hati untuk mendapatkan rasa yang pas. Berikut adalah resep untuk membuat Amparan Tatak.

Baca Juga: Intip 5 Destinasi Wisata Religi di Bekasi, Cocok Jadi Tempat Healing Saat Bulan Suci Ramadan yang Penuh Keberkahan

Resep Amparan Tatak

Bahan I:

  • 1.000 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 3 lembar daun pandan, ikat simpul
  • 250 gram tepung beras
  • 125 gram tepung sagu
  • 125 gram gula pasir
  • 1/4 sendok teh garam
  • 2 buah pisang tanduk, kukus, kupas, belah 2, potong panjang
  • 2 sendok makan minyak goreng, untuk mengoles

Bahan II:

  • 350 ml santan dari 1/2 butir kelapa
  • 3 lembar daun pandan, ikat simpul
  • 100 gram tepung beras
  • 25 gram tepung sagu
  • 75 gram gula pasir
  • 1/8 sendok teh garam

Cara Membuat

  1. Rebus santan dan daun pandan untuk Bahan I sampai harum. Dinginkan. Tuang sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung beras, tepung sagu, gula pasir, dan garam sambil diaduk rata. Sisihkan.
  2. Rebus santan dan daun pandan untuk Bahan II sampai harum. Dinginkan. Tuang sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung beras, tepung sagu, gula pasir, dan garam sambil diaduk rata. Sisihkan.
  3. Tuang adonan Bahan I ke dalam loyang loaf ukuran 30x12x8 cm yang diolesi minyak dan dialasi plastik tahan panas atau daun pisang. Kukus di atas api sedang selama 30 menit sampai matang.
  4. Tata potongan pisang di atas adonan Bahan I. Tuang adonan Bahan II di atasnya.
  5. Kukus kembali di atas api sedang selama 20 menit sampai matang sambil sesekali dibuka tutup kukusannya.

Baca Juga: Cari Keberkahan Ramadan di 5 Masjid Unik Indonesia Ini

Dengan tekstur lembut dan rasa yang khas, amparan tatak adalah pilihan yang sempurna untuk menemani buka puasa Anda. Selamat mencoba!

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini