NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka mendukung akurasi data kepemiluan serta menjamin terpenuhinya hak konstitusional warga binaan pemasyarakatan, Lapas Muara Teweh menghadiri kegiatan Rapat Rekapitulasi Hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara.
Kepala Lapas Muara Teweh, Halasson Sinaga, pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Laksono Soeharto. Kamis, 02 April 2026.
Kegiatan rapat rekapitulasi ini bertujuan untuk melakukan evaluasi serta sinkronisasi data pemilih secara berkala guna memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan berkelanjutan, termasuk data warga binaan pemasyarakatan yang memiliki hak pilih sesuai peraturan perundang-undangan.
Baca Juga: Kegiatan Panen Lele di Lapas Gunungsitoli, Wujud Pengembangan Keterampilan WBP
Keikutsertaan Lapas Muara Teweh menjadi wujud komitmen institusi dalam mendukung penyelenggaraan demokrasi yang inklusif serta memastikan hak politik warga binaan tetap terlindungi. Melalui koordinasi aktif bersama KPU dan instansi terkait, proses pemutakhiran data pemilih diharapkan dapat berjalan optimal dan akuntabel.
Laksono Soeharto menyampaikan bahwa sinergi antara Lapas dan penyelenggara pemilu sangat penting dalam menjaga validitas data pemilih warga binaan.
“Kami terus melakukan pembaruan data warga binaan secara berkala agar hak konstitusional mereka tetap terpenuhi. Partisipasi Lapas dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan demokrasi yang transparan dan berintegritas,” ujarnya.
Baca Juga: Rotasi 78 Pejabat Pemkot, Komisi A: Kesempatan ASN yang Punya Kualifikasi
Kegiatan berlangsung secara koordinatif dan konstruktif bersama seluruh pemangku kepentingan sebagai langkah bersama dalam meningkatkan kualitas data pemilih di Kabupaten Barito Utara.
Melalui partisipasi aktif ini, Lapas Muara Teweh menegaskan komitmennya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang menghormati hak asasi manusia, termasuk hak politik warga binaan pemasyarakatan.
(Humas Lapas Muara Teweh)