NAWACITAPOST.COM - Proses pengembangan lahan pertanian SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) Lapas Kelas IIB Tahuna mulai menunjukkan hasil yang sangat positif, guna menciptakan ketahanan pangan nasional. Kepala Lapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing melakukan kegiatan kontrol secara rutin di area kebun jagung, Rabu (01/04).
Bertempat di kelurahan Mahena, Kecamatan Tahuna, lahan yang dipakai Lapas Tahuna atas kerja sama dengan SMK Negeri 3 Tahuna, Kalapas memastikan perawatan dan pemeliharaan setiap tanaman yang digarap oleh warga binaan telah diolah dengan benar, sehingga memberikan hasil yang berkualitas baik.
"Kegiatan pertanian ini merupakan bagian dari program nasional yang diprogramkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan harus kita support bersama melalui peninjauan secara rutin agar ketahanan pangan bisa terus meningkat," ujar Kalapas.
Baca Juga: Di Balik Tembok Pembinaan, Lapas Kelas IIA Manado Gelar Pembagian Bansos Kepada Keluarga WBP
"Tanaman jagung yang ditanam oleh warga binaan telah tumbuh dengan baik sesuai dengan fase pertumbuhannya. Dengan perawatan dan pemeliharaan secara intens, Lapas Tahuna akan berusaha menghasilkan tanaman sayur yang berkualitas," tambahnya.
Salah satu warga binaan asimilasi bidang pertanian, KL, merasa senang bisa terlibat dalam program ketahanan pangan melalui penanaman jagung.
"Saya senang bisa terlibat dalam program pertanian ini, saya melewati masa pembinaan di Lapas ini dengan melakukan hal-hal yang positif termasuk membantu dalam ketahanan pangan sehingga apa yang kami tanam bisa bermanfaat untuk banyak orang," ungkapnya.
Melalui program pembinaan kemandirian pertanian ini, Lapas Tahuna berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dan menciptakan warga binaan yang terampil dan produktif di bidang pertanian.
(Humas Lapas Tahuna)