Minggu, 19 Juli 2026

Kemnaker Buka Akses Lebih Luas Pelatihan Vokasi 2026, Tanpa Batasan Tahun Kelulusan

Photo Author
Restu Zebua, Nawacita Post
- Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:33 WIB
Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker, Darmawansyah (Foto: Biro Humas Kemnaker)
Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker, Darmawansyah (Foto: Biro Humas Kemnaker)

NAWACITAPOST.COM — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas jangkauan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 dengan menghapus syarat tahun kelulusan. Kebijakan ini memberi kesempatan lebih luas bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, termasuk lulusan lama, untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja, dengan target peserta mencapai 20.000 orang.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar pelatihan tidak hanya dinikmati oleh lulusan baru, tetapi juga oleh mereka yang telah lulus lebih lama dan masih membutuhkan peningkatan kompetensi.

Sebelumnya, program ini hanya terbuka bagi lulusan tahun 2023 hingga 2025. Kini, ketentuan tersebut dihapus guna memperluas akses pelatihan bagi masyarakat.

“Penghapusan batasan tahun kelulusan ini merupakan komitmen kami untuk membuka kesempatan seluas-luasnya. Siapa pun yang ingin meningkatkan keterampilan akan kami fasilitasi melalui program ini,” ujar Darmawansyah dalam keterangan resmi, Jumat (20/3/2026).

Ia menilai kebijakan ini penting mengingat masih banyak lulusan yang belum sempat mengikuti pelatihan guna memperkuat kesiapan kerja. Sementara itu, kebutuhan dunia kerja terus berkembang dan menuntut keterampilan yang relevan.

“Ini menjadi peluang bagi lulusan lama untuk meningkatkan kompetensinya agar lebih siap masuk dan bersaing di dunia kerja,” tambahnya.

Program pelatihan vokasi Kemnaker dirancang berbasis kebutuhan dunia usaha dan industri (link and match), sehingga peserta dibekali keterampilan yang sesuai dan siap diterapkan di lapangan.

Baca juga: Mudik Pekerja Bukan Sekadar Tradisi, Menaker Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Kepedulian

Akses pendaftaran pun kini semakin mudah. Selain melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) atau Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker, masyarakat juga dapat mendaftar melalui BLK milik pemerintah daerah. Keterlibatan berbagai lembaga ini diharapkan memperluas jangkauan layanan pelatihan di berbagai wilayah.

Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia minimal 17 tahun dan lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat. Dengan dihapusnya batasan tahun kelulusan, seluruh lulusan kini memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pelatihan dan meningkatkan daya saing.

Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga tersedia sesuai ketentuan dan ketersediaan.

Kemnaker mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini dengan mendaftar melalui platform Skillhub Kemnaker di laman skillhub.kemnaker.go.id sebelum penutupan pada 24 Maret 2026.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan peluang ini. Segera daftarkan diri sebelum batas waktu berakhir,” tutup Darmawansyah.

Editor: Restu Zebua

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini