Minggu, 19 Juli 2026

Lapas Rantauprapat Perluas Jejaring Pemasaran, Produk UMKM Warga Binaan Kini Hadir di Kantor Imigrasi

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Selasa, 3 Maret 2026 | 10:49 WIB
Kasubsi Lolahaker Lapas Rantauprapat Bersama Kasubsi Infokom Kantor Imigrasi TPI Tanjung Balai Asahan
Kasubsi Lolahaker Lapas Rantauprapat Bersama Kasubsi Infokom Kantor Imigrasi TPI Tanjung Balai Asahan

NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan jangkauan pemasaran produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selasa, 03 Maret 2026.

Sebagai langkah nyata, Lapas Rantauprapat resmi menjalin kolaborasi dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan untuk menghadirkan display produk UMKM unggulan di area pelayanan publik.

Langkah strategis ini diawali dengan pertemuan intensif antara Kepala Lapas Rantauprapat, melalui Kasubsi Lolahaker (Pengelola Hasil Kerja), dengan Dedy Parlindungan selaku Kepala Sub Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan.

Baca Juga: Kasi BKA Bapas Kelas I Medan, Nelly Wiliq Srikandida, Gelar Pembimbingan dan Pengawasan Dini Bagi Klien Anak Program PB

Pertemuan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antarinstansi di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan
Pemasyarakatan.

"Pemasangan display produk di Kantor Imigrasi merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkenalkan kreativitas warga binaan kepada masyarakat luas yang lebih beragam," ungkap pihak Lapas Rantauprapat.

Sinergi ini juga selaras dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam memperkuat pembinaan kemandirian dan pemberdayaan ekonomi Warga Binaan.

Baca Juga: Pelebaran Kalianak Tahap II Tuai Protes, Komisi A Minta Semua Dihentikan Sementara

Kehadiran display UMKM ini diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah bagi pemandangan di ruang pelayanan Imigrasi, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi produk-produk berkualitas seperti kerajinan tangan, olahan pangan, hingga produk kreatif lainnya yang diproduksi langsung dari dalam Lapas.

Melalui kolaborasi ini, kedua instansi membuktikan bahwa sinergi internal dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan program pembinaan, sekaligus mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal kemandirian ekonomi yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat nantinya.

(Humas Lapas Rantauprapat)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini