NAWACITAPOST.COM - Sosialisasi Sistem Informasi Barito Utara Layak Anak (SIBULAN) disampaikan ke beberapa kantor pemerintah di Barito Utara termasuk Bapas Muara Teweh. Senin, 2 Maret 2026.
Dalam rangka mendukung terwujudnya Barito Utara sebagai Kota Layak Anak (KLA), Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Muara Teweh menyatakan komitmen dan partisipasi aktif dalam program SIBULAN (Sistem Informasi Barito Utara Kota Layak Anak).
Program ini merupakan inovasi Pemerintah Kabupaten Barito Utara sebagai sarana integrasi data dan informasi terkait pemenuhan hak serta perlindungan anak di wilayah tersebut.
Baca Juga: Kalapas Dampingi Kabid PP Ditjenpas Sulawesi Utara Tinjau SAE Lapas Manado
SIBULAN yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung indikator-indikator Kota Layak Anak sebagaimana dicanangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Melalui sistem ini, seluruh perangkat daerah dan instansi terkait dapat berkontribusi dalam penyediaan data yang akurat dan terintegrasi.
Sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Bapas Muara Teweh memiliki peran penting dalam pembimbingan Klien Anak, khususnya Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).
Dukungan terhadap SIBULAN diwujudkan melalui penyediaan data, pelaporan kegiatan pembimbingan, serta sinergi program yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.
Baca Juga: Parkir Liar Merajalela, Dishub Nganjuk Berlindung di Balik Kekosongan Perda
Dengan adanya kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari Bapas Muara Teweh, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimis dapat terus meningkatkan capaian indikator Kota Layak Anak.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di Kabupaten Barito Utara.
(Humas Bapas Muara Teweh)