NAWACITAPOST.COM - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, meyakini dengan tegas bahwa koalisi partai politik yang mengusungnya memberikan dukungan penuh terhadap pengguliran hak angket.
Dukungan tambahan dari partai koalisi Anis Muhaimin membuat wacana hak angket sangat mungkin terealisasi.
Ganjar Pranowo yakin bahwa penggunaan hak angket merupakan langkah yang tepat untuk menyelidiki berbagai dugaan kecurangan yang terjadi selama pemilu 2024.
Baca Juga: 10 Anggota DPR dari dapil Jatim 1, Ini Prediksi Nama-namanya!
Dalam sebuah pernyataan, Ganjar menegaskan bahwa wacana hak angket bukan sekadar gertakan belaka, melainkan sebuah langkah konkret untuk menjawab keraguan publik.
"Angket itu adalah cara terbaik ketika kemudian hari ini, kondisi pemilunya seperti ini," ungkap Ganjar Pranowo pada hari Sabtu.
"Kan ada cerita SiRekap, cerita server di Singapura, sementara KPU mengatakan enggak kok, di tempat kita loh (Server di Indonesia, red). Ini masih satu mengatakan, ip-nya saja ada kok masih dibantah," ujarnya.
Baca Juga: Berikut Prediksi 6 Nama Caleg yang lolos ke DPRD Jatim dari dapil Sidoarjo
"Terus Kemudian yang kedua, Bagaimana cerita yang ada di lapangan, Bagaimana aparatur dan sebagainya, kan yang paling bagus untuk bisa mengklarifikasi semuanya ini ya sudah penggunaan hak pengawasan konstitusi dari DPR, untuk kemudian membuat penyelidikan, itu paling bagus," tambahnya.
Menurut Ganjar, pihaknya tidak pernah menggertak, Ganjar mengaku hanya menyampaikan dengan cara yang WAJAR.
"Ada banyak cara sebenarnya, angket boleh atau Raker komisi dua aja deh, Segera! ya sampai dengan tanggal 15 kemarin alternatif-alternatif kita sampaikan. Saya kira kita kompak," sebut Ganjar.
Baca Juga: Utak-atik Perebutan 8 Kursi DPRD Jawa Timur di Dapil Jatim 1 Surabaya
Meskipun berbagai langkah dilakukan oleh koalisi Prabowo Gibran untuk menghindari wacana hak angket, seperti dilantiknya Agus Harimurti Yudoyono sebagai Menteri ATR BPN, Ganjar Pranowo dan koalisinya tetap optimis. Mereka yakin bahwa usulan hak angket akan mendapat dukungan yang kuat di DPR.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3, hak angket harus diusulkan oleh minimal 25 anggota DPR dari lebih dari satu fraksi. Dengan dukungan dari parpol pendukung Ganjar Mahfud dan Anis Muhaimin, jumlah total kursi yang mendukung hak angket mencapai 314, melebihi jumlah kursi parpol koalisi Prabowo Gibran yang hanya 261. ***
Artikel Terkait
Lutfil Hakim, Ketua PWI Jatim Siap Maju sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur di Pilkada 2024
AMI Gelar Aksi di Bawaslu Surabaya, Komisioner disumpah dibawah Al-Quran
Utak-atik Perebutan 8 Kursi DPRD Jawa Timur di Dapil Jatim 1 Surabaya
Berikut Prediksi 6 Nama Caleg yang lolos ke DPRD Jatim dari dapil Sidoarjo
10 Anggota DPR dari dapil Jatim 1, Ini Prediksi Nama-namanya!