Minggu, 19 Juli 2026

Annisa Pohan Memuji Pidato Jokowi Saat Pimpin Upacara Pemakaman Ani Yudhoyono

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Rabu, 5 Juni 2019 | 11:37 WIB
Jakarta, NAWACITA-  Menantu Ani Yudhoyono, Annisa Pohan, memuji pidato Jokowi yang pada saat memipin pemakaman mantan ibu negara yang ke-6 Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Minggu (2/6).

Annisa menyampaikan pujian itu melalui akun Instagram-nya @annisayudhoyono di lansir Nawacitapost.com Selasa (4/6/2019). Dia juga menyertakan sebuah foto dengan keluarga SBY dan terlihat jokowi bersama dengan ibu Iriana di dalam momen tersebut.

"Terima kasih kepada Presiden @jokowi yang sudah memberikan pidato perpisahan kepada Memo @aniyudhoyono di pelepasan terakhirnya di TMP Kalibata," tulis Annisa.
https://www.instagram.com/p/ByRhPa8DKdp/?utm_source=ig_web_copy_link
"Pidato Bapak sangat sangat indah...jika Ibu dapat melihat semuanya pasti akan sangat berbahagia dan tersenyum kepada bapak seperti di foto ini," sambung Annisa.

Jokowi berpidato di TMP Kalibata dalam pidatonya tersebut mengisahkan sosok Ani Yudhoyono yang aktif dalam banyak bidang.

"Ibu Hajah Kristiani Herawati Yudhoyono, sepanjang hayatnya mendedikasikan hidupnya kepada nilai-nilai kemanusiaan, almarhumah aktif dalam memberantas buta huruf, mengembangkan kerajinan nasional, memberdayakan dan menyejahterakan keluarga, terutama kaum perempuan dan anak-anak," kata Jokowi.

"Almarhumah juga aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan, pelestarian lingkungan hidup, budaya, dan meningkatkan kepedulian kepada masyarakat di daerah-daerah bencana, daerah konflik, dan daerah perbatasan. Atas jasa dan pengabdiannya yang besar kepada bangsa dan negara, Pemerintah Indonesia pada tahun 2011 menganugerahkan Bintang Maha Putra Adi Pradana kepada almarhumah," imbuh Jokowi.

Jokowi pun mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan Ani Yudhoyono. Selain itu, dia mendoakan agar SBY dan keluarga senantiasa tabah dan ikhlas menerima kepergian Ani Yudhoyono.

"Akhirnya dengan memohon rida Allah SWT, marilah kita lepas kepergian Ibu Hajah Kristiani Herawati menghadap Allah SWT dengan tenang dengan diiringi doa, semoga Allah SWT berkenan menerima amal ibadah almarhumah dan mengampuni segala khilaf dan salah beliau. Flamboyan telah pergi namun akan tetap hidup di hati kita semuanya, rakyat Indonesia yang mencintainya," kata Jokowi.

Jokowi bukan sembarangan menyebut 'Flamboyan' dalam pidatonya untuk menggambarkan sosok Ani Yudhoyono. Puisi tentang 'Flamboyan' pernah ditulis SBY pada 25 Januari 2004. SBY menuliskan puisi itu untuk menggambarkan tentang bagaimana perasaan seorang prajurit dibuat tersentuh oleh bunga flamboyan yang bermekaran di halaman kampus. Saat itu, di halaman Akademi Militer Nasional, Magelang, memang ditumbuhi banyak pohon flamboyan.

Berikut ini 'Flamboyan' karya SBY untuk Ani Yudhoyono:

Flamboyan

Kembang Merah di ujung kota
Menunggu sapa angin utara
Atau langkah kuda penarik kereta
Pembawa berita
dan simponi cinta

Flamboyan, kaulah yang dirindukan
sang pengembara
yang menapaki harinya tanpa huru-hara
hingga puncak almamater para ksatria

Jika bungamu jatuh berguguran
dalam semerbak wangi sinar pesona
kau ucapkan selamat datang
pada pengembara berpedati tua
yang tak henti berucap bahagia
karena perjalanan panjangnya tidak sia-sia
berakhir di batas kota

Semarang, 25 Januari 2004

Puisi karya : Susilo Bambang Yudhoyono

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini