NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai terus berinovasi dalam mengembangkan program kemandirian warga binaan. Kali ini, Lapas Amuntai melalui kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam produksi kerupuk ikan haruan, yang menjadi salah satu produk unggulan daerah Hulu Sungai Utara. Rabu, 12 November 2025.
Kegiatan produksi kerupuk ini dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Amuntai dan melibatkan langsung para warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan dasar pengolahan hasil perikanan. Dengan bimbingan petugas pembinaan kemandirian, mereka belajar mulai dari proses pengolahan ikan, pembuatan adonan, pencetakan, hingga tahap pengeringan.
Kalapas Kelas IIB Amuntai, Yosef Leonard Sihombing menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program pembinaan kemandirian sekaligus memperkuat ekonomi kreatif di lingkungan Lapas.
“Melalui kegiatan UMKM pembuatan kerupuk ikan haruan ini, kami berharap warga binaan dapat memperoleh keterampilan praktis yang berguna setelah bebas nanti. Produk ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi Lapas Amuntai dalam mendukung potensi daerah dan ketahanan ekonomi masyarakat,” ujar Kalapas.
Dengan adanya program UMKM ini, Lapas Kelas IIB Amuntai tidak hanya membina warga binaan secara mental dan spiritual, tetapi juga mencetak individu yang produktif dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah kembali ke lingkungan sosialnya.
(Humas Lapas Amuntai)