Jakarta NAWACITA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengeluhkan situasi belum terpilihnya wakil gubernur (wagub) DKI yang baru, pengganti Sandiaga Uno yang mundur karena maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.
Padahal, pelaksanaan Pemilu 2019 sudah tinggal 20 hari lagi akan diselenggarakan. Oleh karena itu, pria yang merupakan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini mengingatkan kepada pihak DPRD DKI, agar bisa lebih cepat memilih wagub DKI yang baru.
"Kami harap pembahasan lebih cepat, sehingga pertanyaan di masyarakat terjawab dari sisi kegiatan sehari-hari sudah berjalan lebih dari berapa nih, delapan bulan. Kita doakan mudah-mudahan cepat selesai, tinggal tiga minggu lagi nih (pemilu)," kata Anies, Kamis (28/3/2019).
Anies mengaku kewalahan tanpa wagub yang mendampinginya, terutama ketika ada kegiatan dan pekerjaan di luar Balai Kota DKI. Antara lain misalnya seperti mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, apabila ada undangan dari kementerian/lembaga pemerintahan.
"Memang terutama kegiatan yang perlu diwakili sekarang sulit melakukan. Kegiatan undangan itu yang repot, karena tidak bisa diwakili. Kalau misalnya ada rapat di level kementerian, maka kalau dulu bisa wakil, sekarang sulit, karena kalau yang datang bukan wakil protokol enggak bisa dapat kursi depan," ujarnya.
Sementara itu Ketua Fraksi Partai keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD DKI, Abdurrahman Suhaimi tidak menampik potensi pemilihan wagub DKI yang dua kandidatnya berasal dari PKS baru terlaksana selepas pemilu, sebab seluruh fraksi yang ada di dewan tengah disibukan agenda suksesi termasuk pemilihan legislatif.
"DPRD sepertinya sedang sibuk untuk 17 April," kata Suhaimi saat ditemui secara terpisah oleh9 wartawan di Jakarta, Kamis (28/3/2019).
Pihaknya tentu menyayangkan proses pemilihan wagub yang sejatinya sudah bisa diselesaikan pada pertengahan atau awal Maret 2019. Namun, pihaknya tidak mempermasalahkan alotnya proses di dewan.
"Sebetulnya dari kami, kalau dari sisi aturan, habis pilpres pun tidak ada masalah (digelar pemilihan wagub), tetapi kalau dari sisi pelayanan masyarakat, ya bermasalah," tuturnya.
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:08 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:01 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 16:57 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 16:57 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:18 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:58 WIB
Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB
Kamis, 9 Juli 2026 | 18:39 WIB
Kamis, 9 Juli 2026 | 12:34 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 00:09 WIB
Selasa, 7 Juli 2026 | 13:20 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 18:56 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 14:32 WIB
Minggu, 5 Juli 2026 | 14:57 WIB
Sabtu, 4 Juli 2026 | 18:16 WIB
Jumat, 3 Juli 2026 | 15:11 WIB
Jumat, 3 Juli 2026 | 15:09 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:35 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 11:03 WIB