Kamis, 4 Juni 2026

Gagasan Sandiaga e-KTP Multiguna, Mendagri: Tidak Bisa, e-KTP Bukan Kartu Program

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Rabu, 20 Maret 2019 | 15:13 WIB
Jakarta NAWACITA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menanggapi pernyataan Cawapres Sandiaga Uno yang menggagas KTP Elektronik atau e-KTP sebagai kartu multiguna.

Pernyataan Sandi yang dilontarkan pada acara Debat Cawapres 2019 di Hotel Sultan tersebut menurut Mendagri tak mungkin terwujud.

Tjahjo menjelaskan posisi e-KTP sebagai kartu yang menyimpan basis data kependudukan, bukan kartu program. KTP elektronik atau e-KTP dijelaskan Tjahjo berfungsi merekam data kependudukan, namun untuk program kesehatan, pendidikan, dan lainnya, perlu kartu tersendiri.

"Tidak bisa, KTP beda dengan kartu sehat dan kartu pintar, beda, itu kan program," ujar Tjahjo di Jakarta, Rabu (20/3).

Data yang terekam di e-KTP, lanjut dia, bisa dijadikan landasan untuk kartu program agar sesuai dengan administrasi kependudukan dan catatan sipil.

"Data sumber orang dapat kartu sehat, kartu pintar, itu data utama dari e-KTP, supaya tidak menyimpang," ujarnya.

Sebelumnya, dalam Debat Cawapres, Sandi mengkritik program-program Jokowi-Ma'ruf yang terlalu banyak berbasis kartu. Padahal menurutnya semua bisa dilakukan dengan satu kartu, e-KTP.

"Mari kita ambil dompet masing-masing, keluarkan kartu yang sudah dimiliki, yaitu kartu tanda penduduk. Ini super canggih, sudah memiliki chip," kata Sandi sambil mengangkat KTP dengan tangan kanan.

"Dengan big data, semua fasilitas layanan baik tenaga kerja, kesehatan, semua hanya membutuhkan KTP ini yang menjadi kartu kami," pungkasnya.

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini