Jakarta NAWACITA – Pemerintah telah memberikan fasilitas pemenuhan hak terhadap penyandang disabilitas. Baik pemenuhan hak pekerjaan, perumahan, hingga fasilitas umum yang ramah difabel. Hal ini diungkapkan Presiden Joko Widodo pada debat perdana capres dan cawapres di Bidakara Pancoran Jakarta, Kamis (17/1).
Dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi di segmen mengenai isu Hak Asasi Manusia tersebut beradu gagasan dan argumen terkait program mereka untuk memberikan perlakuan setara terhadap kaum difabel.
Jokowi, capres nomor urut 01 ini menuturkan, setelah keluarnya UU mengenai penyandang disabilitas pada tahun 2016, paradigma terhadap disabilitas berubah. Menurut Jokowi, paradigma sebelumnya adalah bantuan sosial dan kedermawanan yang diberikan.
"Tetapi sekarang dengan UU baru kita lihat paradigma pemenuhan hak," ujar Jokowi.
Mantan Walikota Solo ini menjelaskan, langkah pemerintah memberikan pemenuhan hak yang sama antara kaum difabel dan non difabel. Ia pun mencontohkan pada even Asian Para Games, pemerintah memberikan bonus sama dengan atlet Asian Games.
"Kita beri bonus yang sama dengan atlet yang berlaga di Asian Games. Contoh yang dapat emas, dapat bonus Rp 1,5 miliar, Perak kita berikan Rp 500 juta, Perunggu kita beri Rp 250 juta. Sama seperti atlet di Asian Games. Artinya kesetaraan betul-betul kita berikan kepada kaum disabilitas yang mulai sekarang ini kita terus perhatikan," tegasnya.
Menanggapi itu, Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengaku terkesan dengan Zulfan Dewantara yang ditemuinya saat masa kampanye. Zulfan, seorang penyandang difabel yang menciptakan lapangan kerja, mentor bisnis online. Dari situ Sandi melihat, kesetaraan terhadap kaum difabel bukan hanya akses pendidikan, kesehatan saja.
"Tapi untuk maju dapat peluang buka lapangan kerja. Kita pastikan putra purtri difabel hidup untuk memenuhi potensi. Mereka tidak butuh belas kasihan, tapi butuh kesetaraan, peluang lapangan kerja, hidup lebih baik. Keluarga yang sejahtera," kata Sandi.
Mendengar jawaban itu, Jokowi pun mengatakan bahwa contoh kaum difabel berprestasi yang disampaikan Sandi itu sesungguhnya banyak sekali. Menurut Jokowi, jawaban Sandi sesungguhnya mirip dengan yang disampaikannya.
"Contoh-contoh yang disampaikan Pak Sandi banyak sekali, banyak bidang kaum disabilitas benar-benar sudah setara. Kita sangat hargai prestasi yang mereka kerjakan. Hasil yang mereka kerjakan. Apa yang disampaikan Pak Sandi, mirip yang saya sampaikan tadi," katanya.
Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menambahkan perlunya memberikan penghormatan kepada kaum difabel.
"Yang penting membangun budaya masyarakat untuk memberikan penghormatan kepada kelompok disabilitas. Menyamakan perlakuan," tambah Ma'ruf.
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:08 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:01 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 16:57 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 16:57 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:18 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:58 WIB
Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB
Kamis, 9 Juli 2026 | 18:39 WIB
Kamis, 9 Juli 2026 | 12:34 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 00:09 WIB
Selasa, 7 Juli 2026 | 13:20 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 18:56 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 14:32 WIB
Minggu, 5 Juli 2026 | 14:57 WIB
Sabtu, 4 Juli 2026 | 18:16 WIB
Jumat, 3 Juli 2026 | 15:11 WIB
Jumat, 3 Juli 2026 | 15:09 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:35 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 11:03 WIB