NAWACIYAPOST.COM - Lapas Kelas III Kotanopan kembali menggelar kegiatan rutin senam pagi bersama instruktur, yang diikuti oleh seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bertempat di lapangan Lapas Kelas III Kotanopan, kegiatan ini dipandu langsung oleh petugas pembinaan dan instruktur senam profesional. Sabtu, (25/10/2025).
Kegiatan senam pagi merupakan bagian dari program pembinaan jasmani yang dirancang untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran fisik serta kesehatan mental para warga binaan. Tak hanya itu, aktivitas ini juga menjadi sarana membentuk pola hidup sehat, menanamkan kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat positif dan kebersamaan di lingkungan Lapas.
Kepala Sub Seksi Pembinaan, Budi Nugroho, menyampaikan bahwa senam pagi adalah bagian dari pendekatan pembinaan yang menyeluruh. Ia menekankan bahwa kegiatan fisik ini juga memiliki dimensi pembentukan karakter.
Baca Juga: Rutan Humbahas Laksanakan Upacara Pelepasan Pegawai Pindah Tugas
“Kami ingin menanamkan pola hidup sehat dan disiplin melalui kegiatan yang menyenangkan dan membangun. Senam pagi bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga melatih kekompakan, meningkatkan semangat, dan mengurangi stres warga binaan. Ini bagian dari upaya kami menyiapkan mereka menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ungkap Budi.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat interaksi sosial antar warga binaan, membangun solidaritas, serta menciptakan suasana yang lebih kondusif di dalam Lapas.
Para peserta pun tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang dipandu oleh instruktur. Beberapa di antara mereka menyampaikan bahwa rutinitas ini membuat tubuh lebih bugar dan hari-hari di Lapas terasa lebih produktif.
Baca Juga: Pimpin Rapat Dinas Pengamanan, Karutan Tanjung Pura Perkuat Tugas dan Fungsi Petugas Pengamanan
Melalui program pembinaan berbasis aktivitas fisik dan mental yang positif ini, Lapas Kelas III Kotanopan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan dengan pendekatan yang humanis, sehat, dan berkelanjutan.
(Humas Lapas Kotanopan)