Minggu, 19 Juli 2026

Mensos Relokasi Keluarga Korban Rudapaksa Ayah Tiri di Surabaya

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Minggu, 11 Februari 2024 | 21:37 WIB
Mensos Bertemu Langsung dengan Korban Rudapaksa Ayah Tiri di Surabaya (Dok. Humas Kemensos)
Mensos Bertemu Langsung dengan Korban Rudapaksa Ayah Tiri di Surabaya (Dok. Humas Kemensos)

NAWACITAPOST.COM - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismahari akan merelokasi korban rudapaksa ayah tiri di Surabaya ke Sentra Terpadu milik Kementerian Sosial (Kemensos) di Surakarta.

Tindakan ini diambil untuk memberikan pemulihan secara komprehensif kepada korban. Tidak hanya korban, adik dan ibu kandung korban akan ikut diboyong ke Surakarta.

Mensos bertemu langsung dengan korban dan keluarga di kediaman korban dan membujuk agar bersedia direlokasi. Perihal proses hukum, Mensos meminta keluarga untuk tidak usah khawatir karena korban bisa dihadirkan melalui video conference saat sidang nantinya.

Baca Juga: Mensos Risma Berikan Penghargaan 15 Perusahaan yang Pekerjakan Disabilitas, Ini Daftar Perusahaannya

Selain untuk kepentingan korban, relokasi ke Sentra Terpadu Soeharso di Surakarta juga untuk memberikan terapi fisik kepada adik korban yang memiliki kondisi dimana belum bisa berjalan dengan normal di usianya yang ke enam tahun.

Sementara itu, untuk ibu korban akan diberikan modal usaha untuk menopang perekonomian. Namun, sebelumnya Mensos ingin ibu korban mengikuti pelatihan vokasional.

"Nanti belajar dulu, ibu pengennya apa, apakah masak, menjahit. Nanti saya kasih modal, lengkap semua peralatan," kata Mensos kepada ibu korban, Minggu (11/2).

Baca Juga: Mensos Risma Serahkan Bantuan 4 Kendaraan Kedaruratan untuk Gereja di Papua

Kepala Sentra Terpadu Soeharso, Mas Kahono Agung mengatakan pihaknya telah memfasilitasi tes untuk mengetahui kondisi kejiwaan korban. Selanjutnya akan dilakukan tes psikologis dan tes fisik.

"Tadi kami bawa ke psikiater, nanti siang akan kami bawa untuk tes fisik untuk melihat HIV kemudian kemungkinan kekhawatiran yang lain," ujarnya.

Dikatakan Agung, pihaknya juga memfasilitasi kelanjutan pendidikan korban. Selama ini korban putus sekolah, oleh karena itu Kemensos akan mengupayakan agar anak bisa kembali ke sekolah formal.

Selain itu, Kemensos telah memberikan beberapa bantuan berupa kebutuhan dasar, penambahan nutrisi dan perlengkapan sandang.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini