Minggu, 19 Juli 2026

Rumah Badan Gizi Nasional (BGN) Yang Berada Di Wilayah Tarik Mulai Sosialisasi

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, M. Suud, Nawacita Post
- Jumat, 15 Agustus 2025 | 20:23 WIB

 

Sidoarjo Nawacitapost – Pemerintah bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar pembekalan terkait mitigasi bencana bagi calon pekerja dan relawan yang akan terlibat dalam penyediaan makanan bergizi gratis bagi warga terdampak bencana. Kegiatan ini akan berlangsung pada Jumat,(15/08/2025).

Pembekalan meliputi dua materi utama, yaitu pencegahan kebakaran dan keamanan pangan. Para peserta nantinya akan bertugas memproduksi serta mendistribusikan makanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

"Semua yang kita kerjakan harus sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan harapan dapat mencerdaskan anak bangsa dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," ujar Moch Izzrul, Ketua SPPG Tarik.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Tarik dan tim pemadam kebakaran setempat. Kehadiran mereka memastikan adanya kesiapan penanganan jika terjadi kebakaran di area dapur umum, sehingga proses produksi makanan tetap aman.

Berdasarkan SOP BGN, jumlah paket makanan yang akan disiapkan berkisar 3.000 hingga 3.500 paket per hari. Namun angka ini bersifat tentatif, menyesuaikan pemetaan data yang dilaporkan ke Dinas Pendidikan. "Untuk sementara, target tersebut masih kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan," jelas Izzrul.

Ia juga bilang dalam pelaksanaan program, akan ada 7 relawan yang didampingi dua tenaga ahli, masing-masing seorang ahli gizi dan seorang koordinator lapangan. Secara keseluruhan, 50 orang terlibat dalam kegiatan ini. Lokasi dapur umum memiliki luas sekitar 400 hingga 450 meter persegi, cukup untuk mengakomodasi proses produksi dan distribusi makanan.

Sasaran penerima manfaat adalah balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak sekolah usia SD hingga SMP. Harapannya, program ini dapat membentuk kualitas generasi muda yang sehat dan cerdas, sekaligus membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar.

"Kami juga membuka peluang kerja bagi warga yang sudah berusia lanjut agar tetap produktif. Selain itu, kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan sosial dan budaya di masyarakat," imbuh Izzrul.

Program ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan gizi anak-anak, tetapi juga menciptakan kesempatan kerja, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Tarik.(di/sud)

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini