NAWACITAPOST.COM - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Ditjenpas Sumut) melalui melalui Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Patnal, Edi Cahyono Lakukan Kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kotapinang guna meninjau langsung kualitas keamanan dan melakukan tes urin pada warga binaan lapas kotapinang, Sabtu (15/03).
Dalam kunjungannya, Kabid Perawatan, Pengamanan dan Patnal, Edi Cahyono berkesempatan memberikan penguatan kepada seluruh pejabat struktural dan jajaran pegawai.
Edi Cahyono juga meninjau dan memberikan penguatan terkait kualitas pengamanan yang ada di Lapas Kotapinang ditengah masalah Overcrowding yang dialami Lapas Kotapinang.
Baca Juga: Safari Ramadhan Kapolresta Sidoarjo di Wilayah Barat untuk Kerukunan Bersama
Ditengah kondisi bangunan sempit dan warga binaan overkapasitas, kita perlu tingkatkan strategi pengamanan dan upaya-upaya peningkatan kualitas keamanan.
"Relokasi Pemindahan Dapur Sehat Warga Binaan yang dilakukan agar selalu dan konsisten dilaksanakan pengawasan, pengamanan, perawatan dan pengendalian keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan", jelas Edi Cahyono
Setelah memberikan penguatan, Kabid Edi Cahyono memimpin langsung kegiatan tes urin bagi warga binaan Lapas Kotapinang. Warga binaan yang dipilih secara acak terdiri dari 12 Orang Warga Binaan wanita.
"Kita laksanakan tes urin mendadak karena kita semua berfokus memberantas narkoba, handphone dan pungutan liar dalam mewujudkan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto. Saya harap kepada petugas untuk selalu memeriksa badan dan barang bawaan baik pengunjung maupun petugas"
Setelah dilakukan test urin, hasil yang didapatkan warga binaan adalah negatif narkoba, ini menunjukkan komitmen Lapas Kotapinang mendukung penuh program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
"Alhamdulillah, semua hasilnya negatif. Mohon dipertahankan, mari kita berantas narkoba dukung program akselerasi Menteri ImiPas", tutup Edi Cahyono.
(Humas Lapas Kotapinang)