Minggu, 19 Juli 2026

Direksi Shell Undurkan Diri Dadakan, Ternyata Ini Alasannya

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Kamis, 6 Maret 2025 | 10:37 WIB
Direksi Shell Undurkan Diri Dadakan, Ternyata Ini Alasannya
Direksi Shell Undurkan Diri Dadakan, Ternyata Ini Alasannya

NAWACITAPOST.COM - Shell Plc kembali melakukan perubahan besar dalam jajaran kepemimpinannya. Direktur Gas Terpadu dan Hulu, Zoe Yujnovich, dikabarkan akan mengakhiri masa jabatannya pada akhir bulan ini setelah lebih dari satu dekade berkarier di perusahaan energi global tersebut.

Dilansir dari Reuters, Selasa (4/3/2025), langkah ini merupakan bagian dari upaya Shell untuk menyederhanakan struktur kepemimpinan.

Sebagai penggantinya, Shell menunjuk Cederic Cremers sebagai Presiden Gas Terpadu dan Peter Costello sebagai Presiden Hulu. Keduanya akan mengambil peran baru ini mulai 1 April 2025.

CEO Shell, Wael Sawan, menyampaikan bahwa perusahaan telah mencatat kemajuan besar dalam dua tahun terakhir, dengan membangun stabilitas, mencatatkan performa kuat, serta mengelola portofolio secara aktif—semua itu dilakukan sambil terus menyederhanakan bisnis.

"Ke depan, kami akan menyempurnakan struktur kepemimpinan senior kami agar lebih mencerminkan tiga pilar utama bisnis, yakni Gas Terpadu, Hulu, serta Hilir, Energi Terbarukan, dan Solusi Energi. Selain itu, kami juga akan memperkuat sektor perdagangan dan pasokan," ujar Sawan.

Baca Juga: Direksi Shell Mengundurkan Diri, Rombak Kepemimpinan untuk Percepat Transformasi

Transformasi ini sejalan dengan tinjauan menyeluruh yang dilakukan Shell sejak 2023, yang bertujuan untuk memangkas biaya dan meningkatkan profitabilitas.

Pada Desember 2024, perusahaan mengonfirmasi kepada Reuters bahwa Shell Energy—yang mencakup energi terbarukan, pembangkit listrik, dan distribusi pelanggan—akan dibagi menjadi dua unit terpisah: pembangkit listrik dan perdagangan.

Lebih lanjut, Shell juga berencana mengintegrasikan divisi teknis yang saat ini berada di bawah direktorat Proyek dan Teknologi ke dalam lini bisnis utama pada paruh pertama 2026.

Sebagai bagian dari perubahan ini, mulai 1 April 2025, para pemimpin di Komite Eksekutif Shell akan menggunakan gelar "Presiden" untuk masing-masing unit bisnis mereka, menggantikan gelar "Direktur" yang selama ini digunakan.

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini